Jumat, 20 April 2018

Presiden: Pembangunan infrastruktur buka keterisolasian Papua

Kamis, 12 April 2018 18:15

Sumber Foto: @KemenPU Sumber Foto: @KemenPU
Ayo berbagi!

Presiden Joko Widodo menegaskan komitmen pemerintahannya untuk terus membangun infrastruktur di Papua guna membuka keterisolasian wilayah-wilayah pedalaman dan pesisir.

Berbicara kepada wartawan di Timika usai melakukan kunjungan kerja ke Agats, Kabupaten Asmat, Kamis (12/4), Presiden Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur seperti jalan Trans Papua, jembatan, pelabuhan laut, pelabuhan udara dan lainnya untuk memudahkan akses dan mobilitas warga Papua dari satu tempat ke tempat yang lain.

"Kenapa dibangun infrastruktur jalan Trans Papua itu gunanya untuk menghubungkan satu tempat ke tempat yang lain sehingga memudahkan warga untuk bisa mengakses ke distrik (kecamatan), mengakses ibu kota kabupaten, supaya ada koneksi antarprovinsi, antarkabupaten dan antarkota. Arahnya ke sana," jelas Presiden.

Menurut Presiden, jika pemerintah belum bisa menyelesaikan masalah ketersediaan infrastruktur pendukung tersebut maka akan sulit untuk menyelesaikan berbagai persoalan dasar. Persoalan dasar warga Papua di pedalaman dan pesisir seperti masalah ketersediaan dan pemenuhan gizi anak dan balita, perumahan layak sehat dan layak huni, ketersediaan pangan, akses mendapatkan pendidikan dan kesehatan berkualitas dan lainnya.

Presiden Jokowi mengatakan masalah ketersediaan infrastruktur pendukung dan dasar itu menjadi hal yang harus diselesaikan di seluruh kabupaten di Tanah Papua maupun di berbagai daerah lainnya di Indonesia. "Terlepas dari berbagai dinamika yang ada, hal ini harus diketahui oleh semua kita," ujarnya.

Presiden Jokowi mengapresiasi berbagai program yang telah dikerjakan oleh berbagai kementerian terkait bersama Pemkab Asmat dan Satgas TNI pasca dicabutnya status Kejadian Luar Biasa/KLB campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat pada akhir Januari lalu. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar