Rabu, 26 September 2018 | 22:41 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Presiden: Pembangunan infrastruktur buka keterisolasian Papua

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: @KemenPU
Sumber Foto: @KemenPU
<p> Presiden Joko Widodo menegaskan komitmen pemerintahannya untuk terus membangun infrastruktur di Papua guna membuka keterisolasian wilayah-wilayah pedalaman dan pesisir.</p><p>Berbicara kepada wartawan di Timika usai melakukan kunjungan kerja ke Agats, Kabupaten Asmat, Kamis (12/4), Presiden Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur seperti jalan Trans Papua, jembatan, pelabuhan laut, pelabuhan udara dan lainnya untuk memudahkan akses dan mobilitas warga Papua dari satu tempat ke tempat yang lain.</p><p>"Kenapa dibangun infrastruktur jalan Trans Papua itu gunanya untuk menghubungkan satu tempat ke tempat yang lain sehingga memudahkan warga untuk bisa mengakses ke distrik (kecamatan), mengakses ibu kota kabupaten, supaya ada koneksi antarprovinsi, antarkabupaten dan antarkota. Arahnya ke sana," jelas Presiden.</p><p>Menurut Presiden, jika pemerintah belum bisa menyelesaikan masalah ketersediaan infrastruktur pendukung tersebut maka akan sulit untuk menyelesaikan berbagai persoalan dasar.&nbsp;Persoalan dasar warga Papua di pedalaman dan pesisir seperti masalah ketersediaan dan pemenuhan gizi anak dan balita, perumahan layak sehat dan layak huni, ketersediaan pangan, akses mendapatkan pendidikan dan kesehatan berkualitas dan lainnya.</p><p>Presiden Jokowi mengatakan masalah ketersediaan infrastruktur pendukung dan dasar itu menjadi hal yang harus diselesaikan di seluruh kabupaten di Tanah Papua maupun di berbagai daerah lainnya di Indonesia.&nbsp;"Terlepas dari berbagai dinamika yang ada, hal ini harus diketahui oleh semua kita," ujarnya.</p><p>Presiden Jokowi mengapresiasi berbagai program yang telah dikerjakan oleh berbagai kementerian terkait bersama Pemkab Asmat dan Satgas TNI pasca dicabutnya status Kejadian Luar Biasa/KLB campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat pada akhir Januari lalu. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 21:55 WIB

Prabowo-Sandiaga bisa hadirkan pemerintahan yang kuat

Pembangunan | 26 September 2018 - 21:43 WIB

Persoalan kemiskinan dan kekeringan harus jadi fokus kerja Emil-UU

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 21:38 WIB

Komunitas haji nilai Ma`ruf Amin mampu redam benih radikalisme

Asian Games 2018 | 26 September 2018 - 21:24 WIB

Indonesia bisa dikenang sebagai negara ramah disabilitas

Ekonomi | 26 September 2018 - 21:12 WIB

Dubes Donovan pastikan Freeport tambah investasi Rp298 triliun

Ekonomi | 26 September 2018 - 20:57 WIB

KAI siap buka rute kereta Garut-Jakarta

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com