Jumat, 20 Juli 2018 | 10:10 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Pasca-KLB, Presiden optimistis pembangunan infrastruktur Asmat lancar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Presiden Jokowi memboncengi Ibu Negara Iriana saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Asmat, Kamis (12/4). Sumber foto: https://bit.ly/2HuzJoL
Presiden Jokowi memboncengi Ibu Negara Iriana saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Asmat, Kamis (12/4). Sumber foto: https://bit.ly/2HuzJoL
<p>Presiden Joko Widodo optimistis pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, pasca kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk, berjalan dengan lancar. </p><p>Hal itu disampaikan Presiden kepada para wartawan di Bandara Internasional Mozes Kilangin, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, usai berkunjung ke Kabupaten Asmat, Kamis (12/4).</p><p>Presiden menyampaikan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Asmat meliputi pembangunan jangka pendek maupun menengah mulai dari infrastruktur air bersih, sanitasi, jembatan, perbaikan jalan kampung, bedah rumah, dan pembangunan permukiman baru. “Saya lihat tadi semuanya, semuanya berjalan dengan baik. Kita juga membangun tampungan untuk air baku ada sembilan yang lima di Agats kemudian yang empat dibangun di distrik-distrik yang ada,” ujar Presiden.</p><p>Lebih lanjut, Presiden menyampaikan tentang gizi anak-anak. Ia menyatakan bahwa dirinya telah memerintahkan Bupati Asmat untuk benar-benar memperhatikan gizi anak-anak di Kabupaten Asmat. </p><p>Menurutnya, saat ini ada 320 anak setiap hari diberikan kacang hijau, sayur, dan makanan bergizi lainnya. Namun, ia mengakui, yang ada di distrik-distrik penanganannya tidak mudah. </p><p>“Ada 13 puskesmas. Namun pemberian gizi di distrik tidak mudah karena keterisolasian,” ucapnya, seraya mengatakan oleh sebab itu saat ini pemerintah membangun jalan Trans Papua untuk membuka daerah yang terisolasi. </p><p>“Memudahkan kepada kita untuk bisa mengakses kepada distrik, mengakses pada kabupaten, ada koneksi antar provinsi, ada koneksi antar kabupaten dan kota. Arahnya ke sana, jadi kalau ini belum bisa kita selesaikan, sulit meyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan distrik-distrik yang ada, di kabupaten manapun,” jelas Presiden, seperti diinformasikan melalui laman resmi <i>Setkab</i>, Jumat (13/4) pagi.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 20 Juli 2018 - 10:03 WIB

Tiga WNI ditangkap di Malaysia diduga terafiliasi ISIS

Asia Pasific | 20 Juli 2018 - 09:55 WIB

Liga Arab kutuk persetujuan UU `Negara Yahudi` oleh Israel

Selebritas | 20 Juli 2018 - 09:45 WIB

Hoax Mr. Bean meninggal curi data pribadi

Hukum | 20 Juli 2018 - 09:33 WIB

Usulan UU Perlindungan Penegak Hukum

Asian Games 2018 | 20 Juli 2018 - 09:21 WIB

Polda Lampung perkuat pengamanan Asian Games

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 09:10 WIB

Waspada gelombang tinggi selat Bali-Lombok 2,5-4 meter

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com