Rabu, 26 September 2018 | 16:45 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Peserta UN keluhkan sulitnya soal ke Mendikbud

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sumber foto: https://bit.ly/2IQomqO
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sumber foto: https://bit.ly/2IQomqO
<p>Sejumlah peserta Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) mengeluhkan soal matematika yang sulit ke akun media sosial, yakni Instagram Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, @muhadjir_effendy.</p><p>Peserta UN mengeluhkan soal UNBK yang tidak sesuai dengan pada saat uji coba dan kisi-kisi.</p><p>Seperti dipantau Kantor Berita <i>Antara</i>, Jumat (13/4), akun @_putrilee mengeluhkan soal UN Matematika yang menurutnya susah. "Parah, soal UN MTK-nya susah banget, percuma belajar siang malam pagi sore nggak ada yang keluar." </p><p>Akun lainnya, @anon2585 meminta agar Mendikbud mengerjakan soal matematika agar tahu susahnya soal UNBK Matematika pada tahun ini. "Coba pak, sekali kali kerjain UN mtk yang sekarang, biar bapak tau betapa susahnya kita mengerjakan soal soal yang bapak kasih." </p><p>Sementara, akun lainnya @ryukie78 meminta agar Mendikbud membayangkan anaknya jika ikut UN. Meskipun UN bukan syarat kelulusan, namun nilai UN masih dipertimbangkan untuk melamar pekerjaan.</p><p>"Coba bapak bayangin misalnya anak bapak ikutan UN, gue yakin dia pasti bakal kewalahan (kecuali kalo bapak bantu ) emang sih UN enggak dijadiin syarat kelulusan, tapi kan nilainya masuk d ijazah yg dipake pas mau kerja. Gimana gak bnyk pengangguran kalo semuanya dipersulit," tulis akun @ryukie78.</p><p>Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, pihaknya mulai tahun ini mulai memberlakukan soal yang membutuhkan daya nalar tinggi atau "high order thinking skills" atau HOTS. "Kami mulai berlakukan soal-soal yang dapat mendeteksi kemampuan siswa dengan menggunakan soal yang membutuhkan daya nalar tinggi atau 'HOTS'," ujar Mendikbud.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 16:36 WIB

Keluarga Gus Dur dukung Jokowi-Ma`ruf Amin

Megapolitan | 26 September 2018 - 16:26 WIB

Kader Golkar desak musdalub

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 16:09 WIB

Gaji empat legislator Kabupaten Bekasi dihentikan

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 15:57 WIB

Mendagri tunggu rekomendasi Bawaslu terkait Bupati Pesisir Selatan

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 15:46 WIB

Pelaku pungli CPNS harus ditindak tegas

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com