Jumat, 20 Juli 2018 | 10:10 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Menperin: Indonesia berpeluang jadi pemain kunci Industri 4.0 di Asia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. Sumber foto: https://bit.ly/2qsrkuO
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. Sumber foto: https://bit.ly/2qsrkuO
<p>Indonesia berpeluang besar menjadi pemain kunci di kawasan Asia dalam upaya mengimplementasikan industri 4.0, di mana faktor utama yang dapat mempengaruhi pengembangan di era digital tersebut antara lain adalah pasar dan bakat.</p><p>“Saat ini pengguna internet di Indonesia, jumlahnya mencapai 143 juta orang. Ini merupakan sebuah potensi pasar yang besar. Kemudian, talent itu kita miliki dari seluruh universitas yang ada, di mana di Indonesia jumlahnya terbanyak di Asean,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (13/4). </p><p>Ia mengatakan, kedua modal yang telah dimiliki Indonesia itu menjadi kesiapan untuk lebih percaya diri memasuki era perubahan di Industri 4.0. Terlebih, kata dia, generasi milenial akan memiliki peranan penting karena merekalah pengguna dominan dari teknologi yang menjadi ciri khas revolusi industri keempat, yaitu internet.</p><p>“Kita melihat komposisi pengguna internet yang usianya 19-34 tahun, merupakan yang terbanyak dengan mencapai 49,5 persen. Mereka berinteraksi atau melek teknologi melalui smartphone,” ungkap Menperin.</p><p>Untuk itu, Ia menyatakan, Kementerian Perindustrian tengah gencar mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia agar menguasai teknologi digital. “Salah satu langkahnya adalah melalui program vokasi SMK dan industri serta untuk memacu politeknik melalui program skill for competitiveness,” jelas Airlangga.</p><p>Dalam pelaksanaan Industri 4.0, Menperin pun memastikan, manusia tidak akan tergantikan oleh robot. “Karena sejak revolusi industri ketiga sudah otomatisasi. Sedangkan pada Industri 4.0, industri yang sudah terotomatisasi tersebut terhubung dengan internet of things, sehingga pengontrolan data lebih efisien, efisiensi mesin lebih baik, dan efisiensi ini bisa dipacu hingga 99 persen,” paparnya. (Ant) </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 20 Juli 2018 - 10:03 WIB

Tiga WNI ditangkap di Malaysia diduga terafiliasi ISIS

Asia Pasific | 20 Juli 2018 - 09:55 WIB

Liga Arab kutuk persetujuan UU `Negara Yahudi` oleh Israel

Selebritas | 20 Juli 2018 - 09:45 WIB

Hoax Mr. Bean meninggal curi data pribadi

Hukum | 20 Juli 2018 - 09:33 WIB

Usulan UU Perlindungan Penegak Hukum

Asian Games 2018 | 20 Juli 2018 - 09:21 WIB

Polda Lampung perkuat pengamanan Asian Games

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 09:10 WIB

Waspada gelombang tinggi selat Bali-Lombok 2,5-4 meter

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com