Minggu, 23 September 2018 | 08:36 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Menperin: Indonesia berpeluang jadi pemain kunci Industri 4.0 di Asia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. Sumber foto: https://bit.ly/2qsrkuO
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. Sumber foto: https://bit.ly/2qsrkuO
<p>Indonesia berpeluang besar menjadi pemain kunci di kawasan Asia dalam upaya mengimplementasikan industri 4.0, di mana faktor utama yang dapat mempengaruhi pengembangan di era digital tersebut antara lain adalah pasar dan bakat.</p><p>“Saat ini pengguna internet di Indonesia, jumlahnya mencapai 143 juta orang. Ini merupakan sebuah potensi pasar yang besar. Kemudian, talent itu kita miliki dari seluruh universitas yang ada, di mana di Indonesia jumlahnya terbanyak di Asean,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (13/4). </p><p>Ia mengatakan, kedua modal yang telah dimiliki Indonesia itu menjadi kesiapan untuk lebih percaya diri memasuki era perubahan di Industri 4.0. Terlebih, kata dia, generasi milenial akan memiliki peranan penting karena merekalah pengguna dominan dari teknologi yang menjadi ciri khas revolusi industri keempat, yaitu internet.</p><p>“Kita melihat komposisi pengguna internet yang usianya 19-34 tahun, merupakan yang terbanyak dengan mencapai 49,5 persen. Mereka berinteraksi atau melek teknologi melalui smartphone,” ungkap Menperin.</p><p>Untuk itu, Ia menyatakan, Kementerian Perindustrian tengah gencar mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia agar menguasai teknologi digital. “Salah satu langkahnya adalah melalui program vokasi SMK dan industri serta untuk memacu politeknik melalui program skill for competitiveness,” jelas Airlangga.</p><p>Dalam pelaksanaan Industri 4.0, Menperin pun memastikan, manusia tidak akan tergantikan oleh robot. “Karena sejak revolusi industri ketiga sudah otomatisasi. Sedangkan pada Industri 4.0, industri yang sudah terotomatisasi tersebut terhubung dengan internet of things, sehingga pengontrolan data lebih efisien, efisiensi mesin lebih baik, dan efisiensi ini bisa dipacu hingga 99 persen,” paparnya. (Ant) </p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga lainnya | 23 September 2018 - 07:54 WIB

Venlo naik peringkat ketiga usai tundukkan Breda

Megapolitan | 23 September 2018 - 07:42 WIB

Biem Triani: Taman Benyamin Sueb dinantikan almarhum

Liga Spanyol | 23 September 2018 - 07:28 WIB

Hasil dan klasemen Liga Spanyol, Madrid sementara di pucuk

Aktual Pemilu | 23 September 2018 - 07:16 WIB

Akun media sosial untuk kampanye wajib didaftarkan

Liga Inggris | 23 September 2018 - 06:49 WIB

Hasil dan klasemen Liga Inggris, Liverpool kembali bercokol di puncak

Liga Italia | 23 September 2018 - 06:36 WIB

Inter raih kemenangan dramatis di markas Sampdoria

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com