Jumat, 20 April 2018

Pengamat: Mandat Gerindra pada Prabowo tidak mutlak

Jumat, 13 April 2018 13:59

Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2qsPWUt Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2qsPWUt
Ayo berbagi!

Terkait hasil Rakornas Partai Gerindra yang memandatkan Prabowo Subianto maju dalam ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, banyak pihak yang menyambut baik pencalonan Prabowo sebagai calon presiden. 

Namun, menurut Pengamat Politik Universitas Padjajaran Bandung, Muradi saat dihubungi Elshinta, Jumat (13/4), mandat yang diberikan kepada Prabowo Subianto bukanlah hal mutlak untuk menjadi calon presiden.

Muradi menyebut, ada dua hal yang bisa dilakukan terhadap mandat tersebut, yakni dimanfaatkan atau tidak. 

“Dulu waktu 2013 Megawati mendapat mandat untuk jadi capres, namun April 2013 ia menyerahkan mandat tersebut ke Jokowi,” paparnya.

Muradi menambahkan, ada tiga opsi yang dapat menjadi pertimbangan Partai Gerindra. Pertama, Prabowo maju sebagai calon presiden dengan mengusung cawapres lain. Kedua, memindahkan mandat tersebut ke orang lain, seperti yang dilakukan oleh Megawati. Dan ketiga, Prabowo menjadi wakil presiden karena partai lain mengusung orang lain.

Penulis : Yuno.

Editor : Dewi Rusiana.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-FrY

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar