Minggu, 16 Desember 2018 | 02:47 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Aceh miliki tujuh sensor gempa

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2Hna047
Sumber Foto: https://bit.ly/2Hna047
<p>Stasiun Geofisika Mata Ie di Aceh Besar hingga kini total memiliki tujuh sensor untuk memantau aktivitas gempa bumi baik tektonik atau vulkanik di seluruh wilayah Aceh.</p><p>"Ada tujuh sensor yang terhubung langsung satelit setiap saat," ucap Pelaksana harian Kepala Stasiun Geofisika Mata Ie BMKG Aceh, Rilza Nur Akbar di Aceh Besar, Jumat (13/4).</p><p>Sensor tersebut, lanjutnya, kini telah terpasang dengan lokasi tersebar di tujuh kabupaten/kota di Aceh, seperti Mata Ie di Aceh Besar, dan Meulaboh di Aceh Barat.</p><p>Lalu Tapaktuan di Aceh Selatan, Simeulue, Subulussalam, Lhokseumawe, hingga Langsa untuk mengetahui berapa besar Skala Intensitas Gempabumi/SIG BMKG yang terjadi.&nbsp;Pihaknya mempunyai kewajiban untuk segera menggambarkan bila terjadi gempa bumi tektonik maupun vulkanik dengan radius 222 kilometer atau dua derajat.&nbsp;"Setiap kali ada gempa lokal dengan kekuatan di atas dua skala Richter dari jarak pulau terluar di Aceh, Pulau Breueh, maka kita wajib menganalisa," katanya.</p><p>Seperti diketahui, Aceh merupakan salah satu provinsi memiliki intensitas gempanya tinggi di Indonesia, karena berada di bentangan Patahan Semangko atau Sesar Sumatera.&nbsp;Yakni patahan gempa sepanjang 1.900 kilometer terbentang dari Aceh hingga Teluk Semangko di Provinsi Lampung. Aceh juga berada di dekat pertemuan lempeng Eurasia dan Indo-Australia.</p><p>"Bila sudah di atas lima skala Richter, itu merupakan wewenang Geofisika di Jakarta. Tapi kita membantu tugas mereka, seperti gempa 8,7 skala Richter 2012 di Samudera Hindia," jelas Rilza. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Stasiun Geofisika Mata Ie di Aceh Besar hingga kini total memiliki tujuh sensor untuk memantau aktivitas gempa bumi baik tektonik atau vulkanik di seluruh wilayah Aceh.</p><p>"Ada tujuh sensor yang terhubung langsung satelit setiap saat," ucap Pelaksana harian Kepala Stasiun Geofisika Mata Ie BMKG Aceh, Rilza Nur Akbar di Aceh Besar, Jumat (13/4).</p><p>Sensor tersebut, lanjutnya, kini telah terpasang dengan lokasi tersebar di tujuh kabupaten/kota di Aceh, seperti Mata Ie di Aceh Besar, dan Meulaboh di Aceh Barat.</p><p>Lalu Tapaktuan di Aceh Selatan, Simeulue, Subulussalam, Lhokseumawe, hingga Langsa untuk mengetahui berapa besar Skala Intensitas Gempabumi/SIG BMKG yang terjadi.&nbsp;Pihaknya mempunyai kewajiban untuk segera menggambarkan bila terjadi gempa bumi tektonik maupun vulkanik dengan radius 222 kilometer atau dua derajat.&nbsp;"Setiap kali ada gempa lokal dengan kekuatan di atas dua skala Richter dari jarak pulau terluar di Aceh, Pulau Breueh, maka kita wajib menganalisa," katanya.</p><p>Seperti diketahui, Aceh merupakan salah satu provinsi memiliki intensitas gempanya tinggi di Indonesia, karena berada di bentangan Patahan Semangko atau Sesar Sumatera.&nbsp;Yakni patahan gempa sepanjang 1.900 kilometer terbentang dari Aceh hingga Teluk Semangko di Provinsi Lampung. Aceh juga berada di dekat pertemuan lempeng Eurasia dan Indo-Australia.</p><p>"Bila sudah di atas lima skala Richter, itu merupakan wewenang Geofisika di Jakarta. Tapi kita membantu tugas mereka, seperti gempa 8,7 skala Richter 2012 di Samudera Hindia," jelas Rilza. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com