Senin, 23 April 2018

Mendikbud: Siswa tidak siap kenaikan standar soal UNBK

Jumat, 13 April 2018 17:37

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Muhadjir Effendy. Sumber foto: http://bit.ly/2BOGAbZ Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Muhadjir Effendy. Sumber foto: http://bit.ly/2BOGAbZ
Ayo berbagi!

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Jakarta, Jumat, mengatakan banyak siswa tidak siap dengan kenaikan standar yang diterapkan dalam ujian nasional berbasis komputer tahun ini, sehingga muncul keluhan-keluhan terkait kesulitan soal.

"Siswanya banyak tidak siap, banyak siswa menganggap soal ujian nasional sama dengan tahun-tahun lalu, `multiple choice` menggunakan level tiga; padahal sekarang sudah beranjak ke level HOTS (higher order thinking skill, red.) itu," kata Muhadjir di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (13/4).

Ketidaksiapan siswa menjadi hilir terakhir dari sekian banyak faktor yang menyebabkan ketidakberhasilan UNBK. Faktor lainnya adalah tidak sampainya sosialisasi kisi-kisi soal dan ketidaksiapan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran.

Muhadjir menjelaskan alur penyampaian materi pembelajaran dan kisi-kisi dimulai sejak penerapan standar HOTS di pusat, untuk kemudian disampaikan kepada sekolah-sekolah. Sesampainya di tingkat sekolah, guru-guru diharapkan dapat mempelajari dan mendalami materi berstandar nasional tersebut untuk kemudian disampaikan di dalam kelas.

Kemampuan guru dalam mendalami materi itulah yang menjadi kunci dari tepat atau tidaknya penyampaian materi pembelajaran kepada siswa. "Banyak sekolah belum sinkron antara kemampuan guru dan standar nasional, termasuk dengan kisi-kisi yang kami turunkan. Sebenarnya jauh-jauh hari sudah kami turunkan ke sekolah-sekolah untuk didiskusikan, dimatangkan, melalui MGMP masing-masing," jelasnya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar