Jumat, 20 Juli 2018 | 01:56 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Jerman pembeli rutin tepung kelapa Sulut

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2vatq7x
Sumber Foto: https://bit.ly/2vatq7x
<p>Jerman rutin membeli produk tepung kelapa asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Darwin Muksin di Manado, Jumat (13/4).</p><p>"Masyarakat Jerman membutuhkan bahan baku tepung kelapa, karena itu permintaan ekspor semakin tinggi dari negara itu," kata Darwin di Manado, Jumat.</p><p>Di pekan kedua April 2018, tepung kelapa yang diekspor ke jerman sebanyak 13 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 26.500 dolar Amerika Serikat (AS). Menurutnya,&nbsp;negara-negara dari Eropa sangat meminati produk turunan kelapa yang satu ini, karena bisa dibuat bahan makanan seperti roti dan kue kering lainnya.</p><p>Ia mengatakan petani dan pengekspor Sulut harus memberikan produk dengan kualitas baik, karena mampu mempengaruhi minat buyers atau pembeli.&nbsp;</p><p>Pembeli asal luar negeri, katanya, memiliki stan dar mutu barang tersendiri, sehingga pengekspor Sulut harus mampu memenuhinya.&nbsp;Dan, katanya, pemerintah akan terus memfasilitasi semua pengekspor dan calon baik pengurusan surat keterangan asal (SKA) maupun konsultasi lainnya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:37 WIB

Satlantas Jayapura ajak siswa tertib lalu lintas

Sosbud | 19 Juli 2018 - 21:25 WIB

Tiga persen jemaah calon haji Kudus `Risti`

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:12 WIB

AP I robohkan rumah warga penolak bandara

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 21:01 WIB

Moeldoko dinilai figur tepat cawapres Jokowi

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 20:50 WIB

Presiden Jokowi akan resmikan infrastruktur Gorontalo

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:39 WIB

Menteri PPN/Bappenas soroti rokok pembentuk garis kemiskinan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com