Rabu, 26 September 2018 | 16:45 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Romi: Amien tidak berhak menentukan suatu partai, baik Partai Allah atau Partai Islam

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mario Vau    |    Editor : Administrator
Sumber foto: @reporterjail
Sumber foto: @reporterjail
<p>Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy mempertanyakan maksud dari Amien Rais yang mengatakan bahwa di Indonesia ada dua kubu Partai Politik, yakni Partai Setan dan Partai Allah.</p><p>Menurutnya apa yang dilontarkan oleh Amien Rais harus diperjelas agar tidak menimbulkan polemik yang mengelompokkan partai politik di Indonesia.</p><p><br></p><p>Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romarhumuziy meminta Amien Rais tak menimbulkan polemik dengan mengelompokkan partai politik yang ada di Indonesia. </p><p><br></p><p>" Apa yang disampaikan oleh Pak Amin yang mengelompokkan Partai Allah dan Partai Allah harus diperjelas agar tidak menimbulkan polemik dan provokasi terutama pada massa parpol ditingkat bawah," ujar Romi usai membuka Munas Alim Ulama ke Ii di Semarang Jawa Tengah, Jumat ( 13/4).</p><p><br></p><p>Secara tegas Romi mengatakan bahwa yang bisa tahu Partai Allah atau bukan itu hanya Allah dan bukan Amien Rais artinya Amien Rais tidak berhak menetukan suatu partai politik.</p><p><br></p><p>"Lah yang tahu Partai Allah atau bukan ya Allah bukan Amien meski sama sama A," tegasnya.</p><p><br></p><p>Sebelumnya  Amien Rais dalam Tausyiah </p><p>di Masjid Baiturahman, Mampang, Jakarta, pada Jumat pagi mendikotomikan soal Partai Allah dan Partai Setan dan sempat menyebut  PAN, PKS, dan Gerindra sebagai partai Allah.</p><p>Namun Amien tidak menyebutkan partai apa saja yang dimasukan dalam kelompok partai setan.</p><p>Hal inilah yang menjadi pertanyaan Romi selaku ketua Umum PPP yang berazaskan Islam. </p><p>"Kalau Partai  Allah itu semestinya adalah partai-partai yang berlandaskan asas Islam. Coba ditanyakan saja partai yang disebut itu berasaskan Islam atau bukan, wong partai yang berasakan Islam saja belum tentu bisa dikatakan partai Allah, apalagi yang bukan partai Islam," pungkasnya. (rj/ma)</p><p><br></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 16:36 WIB

Keluarga Gus Dur dukung Jokowi-Ma`ruf Amin

Megapolitan | 26 September 2018 - 16:26 WIB

Kader Golkar desak musdalub

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 16:09 WIB

Gaji empat legislator Kabupaten Bekasi dihentikan

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 15:57 WIB

Mendagri tunggu rekomendasi Bawaslu terkait Bupati Pesisir Selatan

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 15:46 WIB

Pelaku pungli CPNS harus ditindak tegas

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com