Minggu, 16 Desember 2018 | 16:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Menristekdikti fokus pada reaktor nuklir-KA cepat China

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir. Sumber foto: https://bit.ly/2GZX29d
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir. Sumber foto: https://bit.ly/2GZX29d
<p>Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir memfokuskan pada riset reaktor nuklir dan pengembangan kereta cepat dalam menjalin hubungan kerja sama dengan China.</p><p>"HTGR (reaktor nuklir multifungsi bersuhu tinggi dengan pendingin gas) ini yang sedang kami dalami untuk riset," kata Menristekdikti Nasir kepada Antara di Beijing, Jumat (13/4) malam.</p><p>HTGR yang dikembangkan oleh China itu mampu menghasilkan energi listrik berkapasitas 200 megawatt sehingga dia tertarik untuk mengembangkan risetnya di Indonesia. "Laboratorium (reaktor nuklir) kita sudah ada di Serpong, Bandung, dan Yogyakarta. Tapi semua tidak menghasilkan energi, hanya menghasilkan isotop untuk bidang kesehatan dan pangan," katanya.</p><p>Menurut Nasir, nota kesepahaman kerja sama di bidang pengembangan laboratorium reaktor nuklir dengan China itu sudah ditandatangani sejak dua tahun yang lalu. "Kemarin saat konferensi bidang inovasi dan teknologi, kerja sama itu juga kami tegaskan lagi," ujar Nasir yang melakukan kunjungan kerja di China pada 12-15 April 2018.</p><p>Selain mengembangkan HTGR, jelas dia, sampai saat ini China juga telah mengoperasikan 38 unit pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang masing-masing mampu menghasilkan energi listrik sebanyak 1.000 megawatt. Saat ini China juga sedang membangun 20 unit PLTN lagi yang diproyeksikan selesai pada 2020.</p><p>Oleh sebab itu, Menristekdikti mendorong para mahasiswa Indonesia untuk mendalami bidang energi di China.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 16 Desember 2018 - 16:26 WIB

Jokowi harap Babinsa ingatkan kades maksimalkan dana desa

Musibah | 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

Hukum | 16 Desember 2018 - 15:39 WIB

Politisi PDIP batal laporkan SBY ke Polisi

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 15:27 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban longsor Toba Samosir

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 15:14 WIB

Presiden minta Babinsa cegah konflik di desa

<p>Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir memfokuskan pada riset reaktor nuklir dan pengembangan kereta cepat dalam menjalin hubungan kerja sama dengan China.</p><p>"HTGR (reaktor nuklir multifungsi bersuhu tinggi dengan pendingin gas) ini yang sedang kami dalami untuk riset," kata Menristekdikti Nasir kepada Antara di Beijing, Jumat (13/4) malam.</p><p>HTGR yang dikembangkan oleh China itu mampu menghasilkan energi listrik berkapasitas 200 megawatt sehingga dia tertarik untuk mengembangkan risetnya di Indonesia. "Laboratorium (reaktor nuklir) kita sudah ada di Serpong, Bandung, dan Yogyakarta. Tapi semua tidak menghasilkan energi, hanya menghasilkan isotop untuk bidang kesehatan dan pangan," katanya.</p><p>Menurut Nasir, nota kesepahaman kerja sama di bidang pengembangan laboratorium reaktor nuklir dengan China itu sudah ditandatangani sejak dua tahun yang lalu. "Kemarin saat konferensi bidang inovasi dan teknologi, kerja sama itu juga kami tegaskan lagi," ujar Nasir yang melakukan kunjungan kerja di China pada 12-15 April 2018.</p><p>Selain mengembangkan HTGR, jelas dia, sampai saat ini China juga telah mengoperasikan 38 unit pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang masing-masing mampu menghasilkan energi listrik sebanyak 1.000 megawatt. Saat ini China juga sedang membangun 20 unit PLTN lagi yang diproyeksikan selesai pada 2020.</p><p>Oleh sebab itu, Menristekdikti mendorong para mahasiswa Indonesia untuk mendalami bidang energi di China.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com