Sabtu, 21 Juli 2018 | 03:15 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Bupati Sekadau tinjau wabah campak di Nanga Taman

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2GYndAY
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2GYndAY
<p>Bupati Sekadau Rupinus meninjau kondisi warga di Dusun Landau Mentawa, Desa Pantok, Kecamatan Nanga Taman yang terkena wabah penyakit campak beberapa minggu terakhir.</p><p>"Saya mendapat laporan bahwa ada banyak masyarakat di wilayah Desa Pantok yang terkena wabah penyakit campak," kata Rupinus di Sekadau, Sabtu (14/4).</p><p>Ia pun telah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau untuk melakukan penanganan secara cepat seperti pemberian imunisasi atau vaksin kepada masyarakat yang terkena wabah penyakit campak, supaya tidak merambah kepada masyarakat yang lain. Penyakit campak adalah jenis penyakit yang menular. Selain itu, juga dilakukan pengobatan gratis kepada masyarakat Dusun Landau Mentawa yang terkena wabah penyakit campak dan penyakit lainnya.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau St. Emanuel, SKM menyampaikan, begitu mendapat laporan bahwa ada masyarakat di Landau Mentawa yang terkena wabah penyakit campak, ia langsung memerintah staf teknis yang membidangi masalah penyakit ini dan puskes turun langsung ke lokasi untuk melakukan pencegahan secara cepat, termasuk juga para muspika Nanga Taman juga turun langsung ke lapangan.</p><p>Menurut Emanuel, warga yang terkena wabah penyakit campak terdapat di dua dusun yakni Landau Mentawa dan Keyayo. Untuk di Dusun Landau Mentawa ada 12 orang dan warga di RT Loboy Dusun Keyayo sebanyak 62 orang. Sebagian yang terkena wabah penyakit campak adalah anak-anak.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com