Aktivitas Bandara Oksibil kembali normal pasca kerusuhan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Setelah bakar rumah Bupati, massa blokade Bandara Oksibil. Sumber foto: https://bit.ly/2IPXKX1
<p>Aktivitas di Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, kembali normal pascakerusuhan yang ditimbulkan sekelompok warga yang berbuntut aksi blokade jalan masuk bandara.</p><p>"Aktifitas di bandara sudah kembali normal, setelah sempat tidak beroperasi sejak Kamis (12/4) atau sesaat setelah massa memblokade jalan masuk bandara," kata Kepala Bandara Oksibil Frits Ayomi kepada Antara, yang menghubunginya dari Jayapura, Sabtu (14/4).</p><p>Ia mengatakan aktivitas bandara kembali normal setelah Kapolres Pegunungan Bintang mengeluarkan surat jaminan keamanan. Walaupun sudah dibuka, namun belum semua penerbangan melayani rute ke Oksibil, termasuk angkutan penumpang yang menggunakan pesawat ATR 72 seri 500 milik Trigana yang setiap hari melayani dua kali penerbangan Jayapura-Oksibil pulang pergi (PP).</p><p>Untuk angkutan penumpang kemungkinan dilayani mulai Senin (16/4) karena sebelumnya ditunda akibat aksi blokade jalan masuk bandara itu. "Bandara Oksibil setiap hari melayani sekitar 60 penerbangan dari dan menuju Oksibil, termasuk dari berbagai wilayah seperti Jayapura dan Tanah Merah," ujarnya.</p><p>Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Kamal secara terpisah mengatakan, situasi kamtibmas di Oksibil sudah kembali kondusif pascakerusuhan di kawasan itu. Kerusuhan di Oksibil diakibatkan kekecewaan masyarakat yang ikut jalan santai dalam rangka HUT ke-15 Kabupaten Pegunungan Bintang, yang dilaksanakan Rabu (12/4), hingga terjadi aksi membakar panggung yang dilanjutkan dengan membakar rumah pribadi Bupati Pegunungan Bintang Constan Oktemka.(Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 20 Desember 2018 - 00:00 WIB
<P>Banjir luapan air Kali Lamong yang mengenangi 12 desa di tiga kecamatan di Kabupaten Gresik...
Senin, 19 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menanggapi serius Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok bikin acara unik yaitu pasar kaki lima ala betawi di ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau tambak udang di kawasan Perhutanan Sosial Muara Gembong...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM memperkirakan penyebab gemp...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Wanita Sumatera Utara didorong untuk menjadi wanita yang produktif membantu bapak-bapak dal...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pengrajin sandal dan sepatu Cibaduyut, Kota Bandung, memang sudah terkenal di Nusantara. Da...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Bea Cukai Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, menggagalkan peny...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, hari ini Kamis (19/4) menetapkan DPT...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menjenguk Tri Intan Apriani,...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)