Jumat, 20 Juli 2018 | 10:06 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Serangan Suriah: Kelompok pro jihadis di Indonesia 'berterima kasih' pada serangan AS

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
BBC Indonesia
BBC Indonesia
<p>Serangan sekutu AS ke Suriah tidak berdampak langsung pada Indonesia namun bagi kelompok pro jihadis di Indonesia, serangan Barat yang biasanya dianggap musuh, justru 'sejalan' dengan dengan tujuan mereka.</p><p>Hal itu dikatakan pengamat Timur Tengah, Dina Sulaeman.</p><p>Ia menyatakan, serangan gabungan militer AS, Inggris dan Prancis ke lokasi-lokasi senjata kimia Suriah itu sangat disesalkan karena &quot;tidak seizin Dewan Keamanan PBB&quot;. </p> <ul> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-43763685">Perang Suriah akhirnya meletus? Rusia kutuk serangan Amerika-Inggris-Prancis</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-43763686">Serangan Suriah: Apa yang dapat dicapai intervensi militer Barat?</a></li> <li><a href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia-43751347">Konflik Suriah: Senjata para negara pemain utama yang siap dikerahkan</a></li> </ul><p>&quot;Dalihnya juga bukan sesuatu yang sudah teruji, baik (Presiden AS Donald) Trump maupun (PM Inggris) Theresa May menyebut alasan penyerangan itu karena serangan kimia di Douma,&quot; kata Dina.</p><p>&quot;Tapi belum ada penyelidikan langsung dari PBB apakah betul militer Suriah yang melakukannya karena ada beberapa kejanggalan dari informasi yang beredar&quot;, tambah Dina, yang pernah tinggal di Iran itu.</p><h3>Dampak ke Indonesia</h3><p>Biasanya, serangan barat terhadap negara berpenduduk Islam, memancing kemarahan dan kecaman di negara-negara seperti Indonesia, diikuti berbagai aksi demonstrasi. Namun kali ini situasinya lain, kata Dina. Ia menyebut, serangan ini justru disambut baik oleh pendukung kelompok-kelompok pro jihadis Suriah yang ada di Indonesia, baik yang mendukung ISIS maupun Al Qaida.</p><p>&quot;Biasanya kelompok Islamis itu menyatakan anti Amerika namun sekarang mereka melihat kenyataannya justru Amerika yang melakukan serangan. Tapi mereka tentu tidak mungkin berterima kasih terang-terangan kepada Amerika,&quot; papar Dina.</p><p>Selain itu, kontradiksi ini akan menjadi &quot;perdebatan narasi terutama di sosial media menjadi pukulan buat mereka (kelompok pro Jihadis).&quot; </p><p>&quot;Kubu anti perang akan bilang 'itu buktinya kalian kerjasama dong dengan Amerika karena Amerika yang melakukan serangan langsung ke Suriah',&quot; kata Dina.</p><h3>&quot;Tidak akan menjadi perang besar&quot;</h3><p>Serangan ini berperan sebagai peringatan atau hukuman ke pemerintah Suriah yang sudah berulang kali dituduh melakukan serangan dengan senjata kimia, namun menurut Dina Sulaeman, perang ini tidak berpotensi menjadi perang besar.</p><p>&quot;Kalau saya lihat dari tanggapan Rusia, (saya) tidak memprediksi kalau terjadi perang besar-besaran karena Rusia masih <em>cool</em>. Kita lihat selama serangan sejak tadi malam tidak ada reaksi keras yang ditunjukkan okleh Rusia. Kemungkinan Rusia masih memilih untuk berada di balik layar,&quot; ujar Dina. </p><p>&quot;S-400 yang selama ini digembor-gemborkan juga belum kelihatan dipakai.&quot;</p><p>&quot;Rusia tentu berhitung juga kalau perang besar-besaran, bagaimana dengan logistik yang dia miliki.&quot;</p><p>&quot;Amerika pun kalau harus perang besar-besaran saya pikir terlalu banyak yang harus dikorbankan juga. Jadi mungkin ini akan jadi serangan terbatas saja.&quot;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 20 Juli 2018 - 10:03 WIB

Tiga WNI ditangkap di Malaysia diduga terafiliasi ISIS

Asia Pasific | 20 Juli 2018 - 09:55 WIB

Liga Arab kutuk persetujuan UU `Negara Yahudi` oleh Israel

Selebritas | 20 Juli 2018 - 09:45 WIB

Hoax Mr. Bean meninggal curi data pribadi

Hukum | 20 Juli 2018 - 09:33 WIB

Usulan UU Perlindungan Penegak Hukum

Asian Games 2018 | 20 Juli 2018 - 09:21 WIB

Polda Lampung perkuat pengamanan Asian Games

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 09:10 WIB

Waspada gelombang tinggi selat Bali-Lombok 2,5-4 meter

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com