Jumat, 20 Juli 2018 | 02:08 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Arab Saudi hancurkan rudal yang ditembakkan ke Jazan dari Yaman

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Gambar diambil dari video yang dibagikan oleh stasiun televisi Yaman pro-Houthi Al Masira. Sumber foto: https://bit.ly/2AlUAaj
Gambar diambil dari video yang dibagikan oleh stasiun televisi Yaman pro-Houthi Al Masira. Sumber foto: https://bit.ly/2AlUAaj
<p>Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh gerilyawan Al-Houthi di Yaman ke arah Kota Jazan di perbatasan Arab Saudi, demikian laporan media lokal Al-Arabiya.</p><p>Juru Bicra koalisi pimpinan Arab Saudi Kol. Turki Al-Maliki mengumumkan satu rudal lagi dicegat pada Kamis, sebelum menghantam Jazan, sementara pada Rabu tiga rudal yang ditujukan ke tiga kota besar Arab Saudi dihancurkan. Arab Saudi pada Jumat mengajukan permintaan ke Dewan Keamanan PBB untuk menyatakan Iran bertanggung-jawab atas serangan rudal gerilyawan Syiah Al-Houthi terhadap wilayahnya.</p><p>Pernyataan tersebut, sebagaimana diberitakan Xinhua, Sabtu siang, mengatakan jurang pemisah di dalam sistem pemeriksaan di Yaman telah memungkinkan Iran memasok anggota milisi Al-Houthi dengan rudal. Pernyataan Kerajaan itu mengatakan ketidak-mampuan Dewan Keamanan untuk bertindak memberi lampu hijau kepaa Iran dan gerilyawan Al-Houthi.</p><p>Tindakan sistematis pasukan pertahanan udara Arab Saudi untuk menghalangi gerilyawan Al-Houthi memperoleh rudal membuktikan keterlibatan berlanjut Iran dalam mempersenjatai anggota milisi dalam kapasitas kualitatif, katanya.</p><p>Merupakan pembangkangan nyata dan jelas dan pelanggaran terhadap Resolusi 2216 dan Resolusi 2231 Dewan Keamanan untuk mengancam keamanan Arab Saudi dan keamanan yang lebih luas regional serta internasional. Arab Saudi telah memimpin koalisi militrer Arab untuk ikut-campur di Yaman sejak 2015 guna mendukung Pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour hadi setelah gerilyawan Al-Houthi memaksa dia hidup di pengasingan.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:37 WIB

Satlantas Jayapura ajak siswa tertib lalu lintas

Sosbud | 19 Juli 2018 - 21:25 WIB

Tiga persen jemaah calon haji Kudus `Risti`

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 21:12 WIB

AP I robohkan rumah warga penolak bandara

Pemilihan Presiden 2019 | 19 Juli 2018 - 21:01 WIB

Moeldoko dinilai figur tepat cawapres Jokowi

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 20:50 WIB

Presiden Jokowi akan resmikan infrastruktur Gorontalo

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:39 WIB

Menteri PPN/Bappenas soroti rokok pembentuk garis kemiskinan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com