Rabu, 26 September 2018 | 11:05 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Arab Saudi hancurkan rudal yang ditembakkan ke Jazan dari Yaman

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Gambar diambil dari video yang dibagikan oleh stasiun televisi Yaman pro-Houthi Al Masira. Sumber foto: https://bit.ly/2AlUAaj
Gambar diambil dari video yang dibagikan oleh stasiun televisi Yaman pro-Houthi Al Masira. Sumber foto: https://bit.ly/2AlUAaj
<p>Pasukan Udara Arab Saudi pada Jumat (13/4) menghancurkan satu rudal yang ditembakkan oleh gerilyawan Al-Houthi di Yaman ke arah Kota Jazan di perbatasan Arab Saudi, demikian laporan media lokal Al-Arabiya.</p><p>Juru Bicra koalisi pimpinan Arab Saudi Kol. Turki Al-Maliki mengumumkan satu rudal lagi dicegat pada Kamis, sebelum menghantam Jazan, sementara pada Rabu tiga rudal yang ditujukan ke tiga kota besar Arab Saudi dihancurkan. Arab Saudi pada Jumat mengajukan permintaan ke Dewan Keamanan PBB untuk menyatakan Iran bertanggung-jawab atas serangan rudal gerilyawan Syiah Al-Houthi terhadap wilayahnya.</p><p>Pernyataan tersebut, sebagaimana diberitakan Xinhua, Sabtu siang, mengatakan jurang pemisah di dalam sistem pemeriksaan di Yaman telah memungkinkan Iran memasok anggota milisi Al-Houthi dengan rudal. Pernyataan Kerajaan itu mengatakan ketidak-mampuan Dewan Keamanan untuk bertindak memberi lampu hijau kepaa Iran dan gerilyawan Al-Houthi.</p><p>Tindakan sistematis pasukan pertahanan udara Arab Saudi untuk menghalangi gerilyawan Al-Houthi memperoleh rudal membuktikan keterlibatan berlanjut Iran dalam mempersenjatai anggota milisi dalam kapasitas kualitatif, katanya.</p><p>Merupakan pembangkangan nyata dan jelas dan pelanggaran terhadap Resolusi 2216 dan Resolusi 2231 Dewan Keamanan untuk mengancam keamanan Arab Saudi dan keamanan yang lebih luas regional serta internasional. Arab Saudi telah memimpin koalisi militrer Arab untuk ikut-campur di Yaman sejak 2015 guna mendukung Pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour hadi setelah gerilyawan Al-Houthi memaksa dia hidup di pengasingan.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Sepakbola | 26 September 2018 - 10:58 WIB

Polri imbau pemangku kepentingan sepak bola evaluasi tragedi

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 10:47 WIB

Pemerintah rekrut pemuda atasi darurat narkoba

Aplikasi | 26 September 2018 - 10:36 WIB

Fitur baru pada aplikasi pesan Android

Peristiwa Hari Ini | 26 September 2018 - 10:15 WIB

Tragedi Garuda GA-152 kecelakaan pesawat terparah di Indonesia

Aktual Pemilu | 26 September 2018 - 10:07 WIB

Polda Aceh gelar simulasi pengamanan Pemilu 2019

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com