Senin, 17 Desember 2018 | 01:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Menpar minta Babel bertransformasi ekonomi ke pariwisata

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk melakukan transformasi ekonomi dari sektor tambang ke pariwisata. Sumber foto: https://bit.ly/2qvvUZs
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk melakukan transformasi ekonomi dari sektor tambang ke pariwisata. Sumber foto: https://bit.ly/2qvvUZs
<p>Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan transformasi ekonomi dari sektor tambang ke pariwisata.</p><p>"Transformasi haruslah berawal dari komitmen pimpinan dan menerapkan agen perubahan bahwa pemimpin harus mempunyai visi ke depan. Memenangkan peperangan, tanpa peperangan sebagaimana Blue Ocean Strategy yang lihai dalam perencanaan dan cerdas menangkap peluang,” kata Arief Yahya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (14/4).</p><p>Menpar Arief Yahya menjelaskan, pariwisata merupakan industri jasa yang paling mudah, murah, cepat, serta berkelanjutan.</p><p>Menurut dia, Provinsi Babel dengan keunggulan lokasi yang memiliki daya ungkit global berpeluang membuat terobosan yang berarti dengan melakukan transformasi tiga lapangan usaha utama tersebut. “Penurunan kontribusi sektor pertambangan harus bisa digantikan sektor lain yang mengedepankan pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan, semisal pariwisata yang telah terbukti lebih murah, lebih cepat memberikan hasil dan telah menjadi penyumbang devisa nasional nomor dua,” kata Arief Yahya.</p><p>Menurut Arief Yahya, pembangunan pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dapat dipercepat dengan memanfaatkan kemudahan dan perlakuan khusus yang telah disediakan Pemerintah yaitu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). "Melalui sinergitas 3 KEK Pariwisata (Tanjung Kelayang, Tanjung Gunung, Pesisir Timur Sungailiat) yang didukung penuh para diaspora Babel, maka bisnis model KEK Pariwisata ini akan mempercepat transformasi struktur ekonomi Provinsi Babel ke arah struktur ekonomi modern,” ungkap Arief Yahya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan transformasi ekonomi dari sektor tambang ke pariwisata.</p><p>"Transformasi haruslah berawal dari komitmen pimpinan dan menerapkan agen perubahan bahwa pemimpin harus mempunyai visi ke depan. Memenangkan peperangan, tanpa peperangan sebagaimana Blue Ocean Strategy yang lihai dalam perencanaan dan cerdas menangkap peluang,” kata Arief Yahya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (14/4).</p><p>Menpar Arief Yahya menjelaskan, pariwisata merupakan industri jasa yang paling mudah, murah, cepat, serta berkelanjutan.</p><p>Menurut dia, Provinsi Babel dengan keunggulan lokasi yang memiliki daya ungkit global berpeluang membuat terobosan yang berarti dengan melakukan transformasi tiga lapangan usaha utama tersebut. “Penurunan kontribusi sektor pertambangan harus bisa digantikan sektor lain yang mengedepankan pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan, semisal pariwisata yang telah terbukti lebih murah, lebih cepat memberikan hasil dan telah menjadi penyumbang devisa nasional nomor dua,” kata Arief Yahya.</p><p>Menurut Arief Yahya, pembangunan pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dapat dipercepat dengan memanfaatkan kemudahan dan perlakuan khusus yang telah disediakan Pemerintah yaitu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). "Melalui sinergitas 3 KEK Pariwisata (Tanjung Kelayang, Tanjung Gunung, Pesisir Timur Sungailiat) yang didukung penuh para diaspora Babel, maka bisnis model KEK Pariwisata ini akan mempercepat transformasi struktur ekonomi Provinsi Babel ke arah struktur ekonomi modern,” ungkap Arief Yahya.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com