Jumat, 20 April 2018

BNNP Lampung tembak mati dua kurir sabu-sabu

Sabtu, 14 April 2018 17:17

Ilustrasi. Foto: Elshinta.com Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ayo berbagi!

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menembak mati dua kurir sabu-sabu jaringan lembaga pemasyarakatan, karena mereka berusaha melawan saat akan dilakukan penangkapan.

Kedua tersangka yang ditembak karena melawan itu adalah Alam dan Wiko. Keduanya tewas diduga kehabisan darah saat menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Rajabasa, Bandarlampung.

Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Tagam Sinaga, di Bandarlampung, Sabtu (14/4) mengatakan, sebanyak enam kilogram sabu-sabu berhasil disita dari empat tersangka kurir dan bandar narkoba dalam penangkapan itu.

Dua tersangka meninggal dunia, akibat ditembak oleh petugas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. "Dihadapan rekan-rekan ini kita amankan sabu-sabu sebanyak enam kilogram, ini tangkapan terbesar kami pada tahun 2018, kemudian tersangkanya dua orang meninggal dunia, ketika itu dia melawan sehingga ditembak, masih melawan lagi ditembak lagi, ini ada senjatanya kami dapat dua," ujarnya.

Tagam menambahkan, para tersangka jaringan sabu-sabu itu adalah Rafi dan Wiko yang merupakan kurir warga Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara yang dikendalikan buron (DPO) BNN atas nama Alam, sedangkan satu pelaku lainnya Hendrik sebagai penerima barang. "Jaringan ini ternyata dikendalikan oleh seseorang dari dalam lembaga pemasyarakatan," katanya.(Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar