Minggu, 16 Desember 2018 | 02:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

BNNP Lampung tembak mati dua kurir sabu-sabu

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menembak mati dua kurir sabu-sabu jaringan lembaga pemasyarakatan, karena mereka berusaha melawan saat akan dilakukan penangkapan.</p><p>Kedua tersangka yang ditembak karena melawan itu adalah Alam dan Wiko. Keduanya tewas diduga kehabisan darah saat menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Rajabasa, Bandarlampung.</p><p>Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Tagam Sinaga, di Bandarlampung, Sabtu (14/4) mengatakan, sebanyak enam kilogram sabu-sabu berhasil disita dari empat tersangka kurir dan bandar narkoba dalam penangkapan itu.</p><p>Dua tersangka meninggal dunia, akibat ditembak oleh petugas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. "Dihadapan rekan-rekan ini kita amankan sabu-sabu sebanyak enam kilogram, ini tangkapan terbesar kami pada tahun 2018, kemudian tersangkanya dua orang meninggal dunia, ketika itu dia melawan sehingga ditembak, masih melawan lagi ditembak lagi, ini ada senjatanya kami dapat dua," ujarnya.</p><p>Tagam menambahkan, para tersangka jaringan sabu-sabu itu adalah Rafi dan Wiko yang merupakan kurir warga Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara yang dikendalikan buron (DPO) BNN atas nama Alam, sedangkan satu pelaku lainnya Hendrik sebagai penerima barang. "Jaringan ini ternyata dikendalikan oleh seseorang dari dalam lembaga pemasyarakatan," katanya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menembak mati dua kurir sabu-sabu jaringan lembaga pemasyarakatan, karena mereka berusaha melawan saat akan dilakukan penangkapan.</p><p>Kedua tersangka yang ditembak karena melawan itu adalah Alam dan Wiko. Keduanya tewas diduga kehabisan darah saat menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Rajabasa, Bandarlampung.</p><p>Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Tagam Sinaga, di Bandarlampung, Sabtu (14/4) mengatakan, sebanyak enam kilogram sabu-sabu berhasil disita dari empat tersangka kurir dan bandar narkoba dalam penangkapan itu.</p><p>Dua tersangka meninggal dunia, akibat ditembak oleh petugas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. "Dihadapan rekan-rekan ini kita amankan sabu-sabu sebanyak enam kilogram, ini tangkapan terbesar kami pada tahun 2018, kemudian tersangkanya dua orang meninggal dunia, ketika itu dia melawan sehingga ditembak, masih melawan lagi ditembak lagi, ini ada senjatanya kami dapat dua," ujarnya.</p><p>Tagam menambahkan, para tersangka jaringan sabu-sabu itu adalah Rafi dan Wiko yang merupakan kurir warga Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara yang dikendalikan buron (DPO) BNN atas nama Alam, sedangkan satu pelaku lainnya Hendrik sebagai penerima barang. "Jaringan ini ternyata dikendalikan oleh seseorang dari dalam lembaga pemasyarakatan," katanya.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com