Senin, 17 Desember 2018 | 01:51 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

80 warga korban puting beliung di Sukabumi mengungsi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2H3ZUCB
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2H3ZUCB
<p>Sebanyak 80 warga dari 29 kepala keluarga dari Kampung Sampora, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang rumahnya diterjang angin puting beliung pada Jumat (13/4) terpaksa mengungsi, kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman.</p><p>"Dari data yang masuk ke kami ada 29 kepala keluarga atau 80 jiwa yang mengungsi di Masjid Jami Nurul Falah di Desa Damarraja, Kecamatan Warungkiara," ujarnya di Sukabumi, Sabtu (14/4).</p><p>Para pengungsi tersebut, menurut dia, rumahnya belum sempat diperbaiki, walaupun sejumlah kerusakannya terhitung ringan dan sedang. Selain itu, warga pun khawatir terjadi bencana susulan apalagi hujan disertai angin masih terjadi. Namun, ia mengemukakan bahwa ada sebagian korban angin puting beliung kembali untuk membetulkan rumahnya yang mayoritas rusak di bagian atap.</p><p>Perbaikan rumah warga, dikatakannya, juga dibantu Unit Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Sukabumi yang sekaligus mendata kerusakan dan korban bencana alam tersebut. "Untuk jumlah kerugian akibat bencana tersebut masih dalam perhitungan, karena bencana ini tidak hanya terjadi di satu titik saja, tapi di beberapa lokasi berbeda," ujarnya.</p><p>Eka mengatakan dari data sementara yang masuk ke BPBD, bencana angin puting beliung tersebut terjadi di Kampung Sampora dan Cibanteng, Desa Damarraja, Kecamatan Warungkiara, serta jumlah rumah rusak sedang sebanyak tujuh dan 57 rusak ringan. Kemudian, menurut dia, di Cipatuguran, Kecamatan Palabuhanratu, sebanyak 30 unit rusak, satu pohon beringin berukuran besar tumbang, panggung utama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Palabuhanratu roboh dan seorang petugas keamanan luka ringan akibat tertimpa batang pohon.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Liga Indonesia | 16 Desember 2018 - 21:50 WIB

Persewar Papua tahan imbang Persik Kediri 1-1

Afrika | 16 Desember 2018 - 21:39 WIB

Dubes: Pasar Afrika capai Rp7.900 triliun

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 21:25 WIB

Presiden minta aparat kemanan serius tangani pembalakan liar

Aktual Pemilu | 16 Desember 2018 - 21:12 WIB

KPU Bantul peroleh 70 kotak suara rusak

Kecelakaan | 16 Desember 2018 - 20:50 WIB

Anggota Polres Mojokerto tewas akibat kecelakaan

Otomotif | 16 Desember 2018 - 20:37 WIB

Perhatikan hal ini jika berkendara saat hujan

<p>Sebanyak 80 warga dari 29 kepala keluarga dari Kampung Sampora, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang rumahnya diterjang angin puting beliung pada Jumat (13/4) terpaksa mengungsi, kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman.</p><p>"Dari data yang masuk ke kami ada 29 kepala keluarga atau 80 jiwa yang mengungsi di Masjid Jami Nurul Falah di Desa Damarraja, Kecamatan Warungkiara," ujarnya di Sukabumi, Sabtu (14/4).</p><p>Para pengungsi tersebut, menurut dia, rumahnya belum sempat diperbaiki, walaupun sejumlah kerusakannya terhitung ringan dan sedang. Selain itu, warga pun khawatir terjadi bencana susulan apalagi hujan disertai angin masih terjadi. Namun, ia mengemukakan bahwa ada sebagian korban angin puting beliung kembali untuk membetulkan rumahnya yang mayoritas rusak di bagian atap.</p><p>Perbaikan rumah warga, dikatakannya, juga dibantu Unit Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Sukabumi yang sekaligus mendata kerusakan dan korban bencana alam tersebut. "Untuk jumlah kerugian akibat bencana tersebut masih dalam perhitungan, karena bencana ini tidak hanya terjadi di satu titik saja, tapi di beberapa lokasi berbeda," ujarnya.</p><p>Eka mengatakan dari data sementara yang masuk ke BPBD, bencana angin puting beliung tersebut terjadi di Kampung Sampora dan Cibanteng, Desa Damarraja, Kecamatan Warungkiara, serta jumlah rumah rusak sedang sebanyak tujuh dan 57 rusak ringan. Kemudian, menurut dia, di Cipatuguran, Kecamatan Palabuhanratu, sebanyak 30 unit rusak, satu pohon beringin berukuran besar tumbang, panggung utama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Palabuhanratu roboh dan seorang petugas keamanan luka ringan akibat tertimpa batang pohon.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com