Jumat, 20 April 2018

IPNU Jatim ajak generasi millenial dukung gerakan nasional perangi hoax

Sabtu, 14 April 2018 11:06

 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Provinsi Jawa Timur. Sumber foto: https://bit.ly/2veaftA Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Provinsi Jawa Timur. Sumber foto: https://bit.ly/2veaftA
Ayo berbagi!

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyatakan dukungannya untuk gerakan nasional perangi kabar bohong (hoax) yang semakin marak beredar di sosial media. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IPNU Provinsi Jatim, Haikal Atik Zamzami saat ditemui media usai menggelar rapat internal di Kantor PWNU Jatim, di Surabaya, Sabtu (14/4).

Menurut Haikal, potensi pecahnya umat melalui berita hoax akan terus ada di sosial media, dan sudah seharusnya untuk diminilaisir bahkan diberantas sekaligus. "Saya melihat masyarakat terus berkembang dan semakin dewasa. Dan pada gilirannya nanti, berita hoax tidak akan mampu memecah umat, karena masyarakat telah memiliki imun terhadap berita hoax," tegasnya, seperti rilis yang diterima redaksi elshinta.com.

Selain itu, Haikal juga menjelaskan, pelajar adalah generasi millenial yang 80 persen adalah pengguna internet dan media sosial. "Fakta ini adalah modal sosial yang besar dalam konteks mengedukasi masyarakat terhadap dampak berita hoax. Maka pelajar harus terlibat aktif dalam upaya tersebut," jelasnya.

Menanggapi gerakan Kepolisian Republik Indonesia terkait pemberantasan berita hoax dan gerakan nasional perangi hoax, Haikal menambahkan, dirinya bersama seluruh jajaran pengurus IPNU Jatim sangat mendukung upaya yang dilakukan Kapolri untuk perangi hoax.

"Tentu kami sangat apresiasi setinggi-tingginya. Namun akan lebih optimal kiranya, jika upaya dalam memerangi hoax, juga dikuatkan dengan ajakan dan pelibatan generasi millenial (pelajar)," pungkasnya.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar