Rabu, 26 September 2018 | 16:48 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Polisi: Bijak bermedia sosial untuk tangkal provokasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2F88Bxe
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2F88Bxe
<p>Kepolisian Resor Solok Kota, Sumatera Barat, mengimbau masyarakat untuk bijak saat "berselancar" di media sosial agar tidak terpancing menyebarkan materi berisi provokasi yang tidak diketahui jelas kebenarannya.</p><p>"Jangan mudah percaya informasi yang menyebar di media sosial. Telusuri dulu kebenarannya," kata Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan di Solok.</p><p>Ia mengatakan itu dalam seminar literasi digital dalam usaha mencegah berita "hoax" bekerjasama dengan Pemerintah Kota dan DPRD Solok. Pesatnya perkembangan teknologi membuat informasi bisa tersebar sangat cepat. Dari segi positif itu baik, namun ada sisi negatif yang harus diperhatikan, yaitu peredaran "hoax"atau berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.</p><p>Unggahan gambar, berita atau artikel yang bisa memprovokasi warga berseliweran dan berpotensi memecah belah bangsa. "Kita harus membangun kesadaran masyarakat tentang masalah `hoax` ini salah satunya dengan mendorong agar semua informasi dicek kebenarannya sebelum disebarkan," kata dia.</p><p>Mengklarifikasi kebenaran sebuah berita itu bisa juga bergabung dengan grup atau komunitas yang cukup?terkenal melawan "hoax" di Indonesia seperti "Hoax, Buster, Mafindo". "Korban dari berita `hoax` ini cenderung orang-orang terpelajar tapi terkadang akibat malas membaca dan langsung `share` tanpa mengklarifikasi dahulu keakuratan sebuah informasi," ujarnya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 16:36 WIB

Keluarga Gus Dur dukung Jokowi-Ma`ruf Amin

Megapolitan | 26 September 2018 - 16:26 WIB

Kader Golkar desak musdalub

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 16:09 WIB

Gaji empat legislator Kabupaten Bekasi dihentikan

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 15:57 WIB

Mendagri tunggu rekomendasi Bawaslu terkait Bupati Pesisir Selatan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com