Minggu, 16 Desember 2018 | 16:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Polisi: Bijak bermedia sosial untuk tangkal provokasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2F88Bxe
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2F88Bxe
<p>Kepolisian Resor Solok Kota, Sumatera Barat, mengimbau masyarakat untuk bijak saat "berselancar" di media sosial agar tidak terpancing menyebarkan materi berisi provokasi yang tidak diketahui jelas kebenarannya.</p><p>"Jangan mudah percaya informasi yang menyebar di media sosial. Telusuri dulu kebenarannya," kata Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan di Solok.</p><p>Ia mengatakan itu dalam seminar literasi digital dalam usaha mencegah berita "hoax" bekerjasama dengan Pemerintah Kota dan DPRD Solok. Pesatnya perkembangan teknologi membuat informasi bisa tersebar sangat cepat. Dari segi positif itu baik, namun ada sisi negatif yang harus diperhatikan, yaitu peredaran "hoax"atau berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.</p><p>Unggahan gambar, berita atau artikel yang bisa memprovokasi warga berseliweran dan berpotensi memecah belah bangsa. "Kita harus membangun kesadaran masyarakat tentang masalah `hoax` ini salah satunya dengan mendorong agar semua informasi dicek kebenarannya sebelum disebarkan," kata dia.</p><p>Mengklarifikasi kebenaran sebuah berita itu bisa juga bergabung dengan grup atau komunitas yang cukup?terkenal melawan "hoax" di Indonesia seperti "Hoax, Buster, Mafindo". "Korban dari berita `hoax` ini cenderung orang-orang terpelajar tapi terkadang akibat malas membaca dan langsung `share` tanpa mengklarifikasi dahulu keakuratan sebuah informasi," ujarnya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 16 Desember 2018 - 16:26 WIB

Jokowi harap Babinsa ingatkan kades maksimalkan dana desa

Musibah | 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

Hukum | 16 Desember 2018 - 15:39 WIB

Politisi PDIP batal laporkan SBY ke Polisi

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 15:27 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban longsor Toba Samosir

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 15:14 WIB

Presiden minta Babinsa cegah konflik di desa

<p>Kepolisian Resor Solok Kota, Sumatera Barat, mengimbau masyarakat untuk bijak saat "berselancar" di media sosial agar tidak terpancing menyebarkan materi berisi provokasi yang tidak diketahui jelas kebenarannya.</p><p>"Jangan mudah percaya informasi yang menyebar di media sosial. Telusuri dulu kebenarannya," kata Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan di Solok.</p><p>Ia mengatakan itu dalam seminar literasi digital dalam usaha mencegah berita "hoax" bekerjasama dengan Pemerintah Kota dan DPRD Solok. Pesatnya perkembangan teknologi membuat informasi bisa tersebar sangat cepat. Dari segi positif itu baik, namun ada sisi negatif yang harus diperhatikan, yaitu peredaran "hoax"atau berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.</p><p>Unggahan gambar, berita atau artikel yang bisa memprovokasi warga berseliweran dan berpotensi memecah belah bangsa. "Kita harus membangun kesadaran masyarakat tentang masalah `hoax` ini salah satunya dengan mendorong agar semua informasi dicek kebenarannya sebelum disebarkan," kata dia.</p><p>Mengklarifikasi kebenaran sebuah berita itu bisa juga bergabung dengan grup atau komunitas yang cukup?terkenal melawan "hoax" di Indonesia seperti "Hoax, Buster, Mafindo". "Korban dari berita `hoax` ini cenderung orang-orang terpelajar tapi terkadang akibat malas membaca dan langsung `share` tanpa mengklarifikasi dahulu keakuratan sebuah informasi," ujarnya.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com