Minggu, 16 Desember 2018 | 16:36 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kominfo: Tren aduan konten ujaran kebencian fluktuatif

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2GZ32Tp
Sumber foto: https://bit.ly/2GZ32Tp
<p>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan tren pengaduan konten ujaran kebencian selalu fluktuatif bergantung dengan situasi yang terjadi di Indonesia.</p><p>"Tren pengaduan fluktuatif. Tergantung dari apa yang sedang terjadi di Indonesia, dan tidak bisa diprediksi," ujar Sekretaris Ditjen Aplikasi Informatika Kominfo Mariam F. Barata saat menjadi pembicara dalam acara media gathering bertema "Peran Media dalam Melawan Hoaks, Ujaran Kebencian dan SARA", yang diselenggarakan Bawaslu RI di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/4).</p><p>Mariam mengatakan saat Pilkada DKI Jakarta berlangsung, pengaduan terkait konten ujaran kebencian yang masuk ke Kominfo dapat mencapai 10.000 pengaduan per hari.</p><p>Dalam mengawasi konten-konten hoaks, ujaran kebencian dan SARA, Kominfo selain memiliki tim pengawas, juga menerima pengaduan dari masyarakat.</p><p>Sedangkan jika konten ujaran kebencian terdapat di media sosial, maka Kominfo akan meminta penyedia platform medsos tersebut untuk segera menghapus konten. Jika permintaan tidak diindahkan, Kominfo akan mengirimkan surat teguran dan menjelaskan akan adanya tindakan yang harus dilakukan seperti pemblokiran atau penutupan media sosial itu.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 16 Desember 2018 - 16:26 WIB

Jokowi harap Babinsa ingatkan kades maksimalkan dana desa

Musibah | 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

Hukum | 16 Desember 2018 - 15:39 WIB

Politisi PDIP batal laporkan SBY ke Polisi

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 15:27 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban longsor Toba Samosir

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 15:14 WIB

Presiden minta Babinsa cegah konflik di desa

<p>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan tren pengaduan konten ujaran kebencian selalu fluktuatif bergantung dengan situasi yang terjadi di Indonesia.</p><p>"Tren pengaduan fluktuatif. Tergantung dari apa yang sedang terjadi di Indonesia, dan tidak bisa diprediksi," ujar Sekretaris Ditjen Aplikasi Informatika Kominfo Mariam F. Barata saat menjadi pembicara dalam acara media gathering bertema "Peran Media dalam Melawan Hoaks, Ujaran Kebencian dan SARA", yang diselenggarakan Bawaslu RI di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/4).</p><p>Mariam mengatakan saat Pilkada DKI Jakarta berlangsung, pengaduan terkait konten ujaran kebencian yang masuk ke Kominfo dapat mencapai 10.000 pengaduan per hari.</p><p>Dalam mengawasi konten-konten hoaks, ujaran kebencian dan SARA, Kominfo selain memiliki tim pengawas, juga menerima pengaduan dari masyarakat.</p><p>Sedangkan jika konten ujaran kebencian terdapat di media sosial, maka Kominfo akan meminta penyedia platform medsos tersebut untuk segera menghapus konten. Jika permintaan tidak diindahkan, Kominfo akan mengirimkan surat teguran dan menjelaskan akan adanya tindakan yang harus dilakukan seperti pemblokiran atau penutupan media sosial itu.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com