Minggu, 16 Desember 2018 | 16:31 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Mensos menyemangati anak-anak korban kekerasan di Mataram

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Sosial Idrus Marham. Sumber foto: https://bit.ly/2G9Ov3g
Menteri Sosial Idrus Marham. Sumber foto: https://bit.ly/2G9Ov3g
<p>Menteri Sosial Idrus Marham menyemangati anak-anak perempuan korban kekerasan seksual yang saat ini ditangani di Rumah Perlindungan Sosial Anak "Bumi Gora" Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat.</p><p>"Kita pasrahkan kepada Allah SWT, ini terjadi bukan karena kehendak anda semua tapi terjadi di luar kemampuan sendiri. Maka jangan lagi pikirkan itu tapi lihat masa depan," kata Mensos saat mengunjungi RPSA Bumi Gora Mataram, Minggu (15/4).</p><p>Mensos memberi semangat dengan mengajak mereka untuk menguatkan tekad dan fokus menatap masa depan. "Pasrah kepada Allah tapi juga harus berusaha menjemput masa depan. Insya Allah di tempat ini di rumah aman memberikan harapan masa depan," katanya.</p><p>Mensos juga menjanjikan akan menfasilitasi mereka yang berusia antara 12-15 tahun untuk melanjutkan sekolah kembali.</p><p>Sejak Januari 2018, RPSA Bumi Gora Mataram telah menangani 43 anak perempuan dan saat ini tinggal 19 anak yang menjalani terapi dengan tiga di antaranya sedang hamil. Mereka mengikuti terapi dan mendapat pendampingan selama proses hukum berlangsung.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 16 Desember 2018 - 16:26 WIB

Jokowi harap Babinsa ingatkan kades maksimalkan dana desa

Musibah | 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

Hukum | 16 Desember 2018 - 15:39 WIB

Politisi PDIP batal laporkan SBY ke Polisi

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 15:27 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban longsor Toba Samosir

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 15:14 WIB

Presiden minta Babinsa cegah konflik di desa

<p>Menteri Sosial Idrus Marham menyemangati anak-anak perempuan korban kekerasan seksual yang saat ini ditangani di Rumah Perlindungan Sosial Anak "Bumi Gora" Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat.</p><p>"Kita pasrahkan kepada Allah SWT, ini terjadi bukan karena kehendak anda semua tapi terjadi di luar kemampuan sendiri. Maka jangan lagi pikirkan itu tapi lihat masa depan," kata Mensos saat mengunjungi RPSA Bumi Gora Mataram, Minggu (15/4).</p><p>Mensos memberi semangat dengan mengajak mereka untuk menguatkan tekad dan fokus menatap masa depan. "Pasrah kepada Allah tapi juga harus berusaha menjemput masa depan. Insya Allah di tempat ini di rumah aman memberikan harapan masa depan," katanya.</p><p>Mensos juga menjanjikan akan menfasilitasi mereka yang berusia antara 12-15 tahun untuk melanjutkan sekolah kembali.</p><p>Sejak Januari 2018, RPSA Bumi Gora Mataram telah menangani 43 anak perempuan dan saat ini tinggal 19 anak yang menjalani terapi dengan tiga di antaranya sedang hamil. Mereka mengikuti terapi dan mendapat pendampingan selama proses hukum berlangsung.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com