Senin, 16 Juli 2018 | 17:43 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

/

8 pekerja pabrik miras oplosan jadi tersangka

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2qux3zw
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2qux3zw
<p>Pihak kepolisian akhirnya menetapkan delapan pekerja pabrik minuman beralkohol oplosan di Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) yang diamankan pada Kamis (12/4) sebagai tersangka.</p><p>"Para pekerja telah diperiksa dan sekarang sudah berstatus sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Kota Payakumbuh Kompol Basrial, di Payakumbuh, Minggu (15/4).</p><p>Para pekerja tersebut dijerat dengan pidana karena melanggar pasal 204 KUHP, pasal 137 Undang-undang nomor 18 tahun 2002 tentang Pangan. Usai ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian juga langsung melakukan penahanan.</p><p>Delapan pekerja itu adalah Danu (21), Taskim (45), Sutrisno (22), Kasdin (25), Kusmono (27), dan Sobari (45), dua di antaranya masih berstatus sebagai anak yaitu BS (17), C (17). "Untuk dua anak itu masih dikaji untuk penerapan diversi, atau kebijakan lain sesuai dengan proses hukum yang belaku," katanya.</p><p>Sebelumnya, para pekerja itu diamankan polisi ketika melakukan penggerebekan sebuah bangunan di Jalan Imam Bonjol, Padang Tinggi Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, yang diduga menjadi tempat pembuatan minuman beralkohol oplosan.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Olahraga | 16 Juli 2018 - 17:34 WIB

PB-PODSI siap jadi tuan rumah kualifikasi Olympic Tokyo 2020

Hukum | 16 Juli 2018 - 17:25 WIB

Ketua DPR prihatin anggotanya ditangkap KPK

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 17:15 WIB

Tuntut kebebasan, warga geruduk Kejari Sukoharjo

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 17:09 WIB

Tim Jabar juara umum lomba dayung perahu naga Piala Presiden 2018

Aktual Dalam Negeri | 16 Juli 2018 - 16:47 WIB

DPMPTSP Langkat raih penghargaan Investment Award 2018

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com