456 warga putus sekolah Biak ikuti UNPK
Elshinta
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
456 warga putus sekolah Biak ikuti UNPK
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2qzWrnq
<p>Sebanyak 456 warga Kabupaten Biak Numfor, Papua yang putus sekolah dijadwalkan mengikuti Ujian Nasional Pedidikan Kesetaraan Paket (UNPK) tahun pelajaran 2017/2018.</p><p>"Rincian peserta UNPK paket A (setara SD) 22 siswa, paket B (setara SMP) 170 siswa serta paket C(setara SMA) sebanyak 264 siswa," ungkap Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Biak Arius Mirino menjawab Antara di Biak, Senin (16/4).</p><p>Ia mengatakan ratusan peserta UNPK paket A, B dan paket C tersebar di sejumlah distrik yang menyelenggarakan pusat kegiatan belajar masyarakat. "Jadwal UJian Nasional Pendidikan Kesetaraan paket B akan berangsung pada 13, 14, 20 dan 21 Mei 2018," ungkap Kabid Pendidikan Luar Sekolah Arius Mirino.</p><p>Sementara untuk mata pelajaran yang diujikan pada UNPK paket B yakni mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS dan bahasa Inggeris. Sedangkan mata pelajaran UNPK paket A setara SD, lanjut Arius, diantaranya bidang mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. "Secara keseluruhan persiapan UNPK sudah dilaksanakan diawali dari peserta ujian nasional paket C setara SMA," ungkap Arius Mirino.</p><p>Ia menyebutkan semua peserta UNPK paket A, B dan paket C akan mengikuti ujian nasional kertas pensil sesuai dengan lokasi ujian yang ditetapkan panitia pelaksana Ujan Nasional Dinas Pendidikan Biak Numfor. Berdasakan data Dinas Pendidikan tahun pelajaran 2018 jumlah peserta UJian Nasional di Biak Numfor mencapai 9.409 siswa jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK serta pendidikan kesetaraan paket A, B dan paket C. (Ant)<br></p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Surabaya salurkan 702 beasiswa untuk mahasiswa
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Pemerintah Kota Surabaya hingga saat ini telah menyalurkan sebanyak 702 beasiswa untuk mahasiwa dari...
198 guru di Sleman terima sertifikat pendidik
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Sebanyak 198 guru yang terdiri atas 97 guru non-pegawai negeri sipil dan 101 guru PNS di Kabupaten S...
Kemristekdikti: Dosen asing bukan ancaman
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) Kemristekdikti Ali Ghufron Mukti mengatakan keb...
 Dugaan korupsi buku paket SD di Kota Depok dilaporkan ke KPK
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Corruption Wacth Independent (CWI) melaporkan adanya dugaan korupsi dana pengadaan buku paket belaja...
Mendikbud: UNBK tidak rugikan siswa
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan penyelenggaraan ujian nasional berbasi...
456 warga putus sekolah Biak ikuti UNPK
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Sebanyak 456 warga Kabupaten Biak Numfor, Papua yang putus sekolah dijadwalkan mengikuti Ujian Nasio...
Mendikbud: Pendidikan siswa menikah tidak boleh berhenti
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa hak anak untuk menda...
Pasangan Rindu janji tingkatkan kualitas pendidikan
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Kualitas pebdidikan di Jawa Barat dinilai masih perlu ditingkatkan. Salah satu diantaranya rasio dan...
Kemristekdikti: Dosen asing akan dukung penelitian di kampus
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Dosen-dosen asing yang bekerja di Tanah Air nantinya akan berkolaborasi dan membantu para pengajar l...
44 SMP di Purwakarta gelar UNBK menumpang di sekolah lain
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
Sebanyak 48 sekolah tingkat SMP di Purwakarta Jawa Barat menggelar UNBK, namun baru 4 sekolah yang m...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV