Sabtu, 21 Juli 2018 | 03:09 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Pertama Di Australia, Universitas Curtin Pasang Polisi Tidur Pintar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mitra Elshinta Feeder    |    Editor : Administrator
(Courtesy: AustraliaPlus) Sebuah perangkat pembatas kecepatan pintar yang mampu melacak kecepatan kendaraan dan bertindak jika anda berkendara terlalu cepat dipasang di Universitas Curtain.
(Courtesy: AustraliaPlus) Sebuah perangkat pembatas kecepatan pintar yang mampu melacak kecepatan kendaraan dan bertindak jika anda berkendara terlalu cepat dipasang di Universitas Curtain.
<p>Teknologi polisi tidur pintar baru yang menggunakan radar untuk melacak kecepatan mobil dan menciptakan sebuah cekungan di jalan jika kendaraan berjalan terlalu cepat sedang diujicobakan untuk pertama kalinya di Australia.</p><p>Universitas Curtin di Perth, Australia Barat adalah lokasi pertama yang menerapkan pengendali kecepatan baru ini di Australia.</p><p>Sistem "Actibumps", yang dikembangkan oleh perusahaan Swedia Edeva, bekerja melalui radar yang mendeteksi kendaraan yang melaju kencang dan kemudian mengaktifkan palka di jalan yang akan bergerak turun ke tanah, menciptakan polisi tidur terbalik untuk memperlambat mobil.</p><p>Ini berarti siapa pun tidak memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi akan berkendara dengan aman melewati jalan yang datar, sebagai bentuk imbalan kepada orang yang mengemudikan kendaraannya dengan aman melalui pengalaman berkendara yang mulus.</p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651838-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651838-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651838-16x9-thumbnail.jpg?v=2 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651838-16x9-small.jpg?v=2 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651838-16x9-medium.jpg?v=2 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651838-16x9-large.jpg?v=2 700w " title="Mekanisme kerja perangkat Actibumps" alt="Mekanisme kerja perangkat Actibumps" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">Bagaimana cara kerja perangkat Actibumps yang mampu memperlambat kendaraan anda.</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text7" > <p>Supplied: Curtin University</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Direktur Operasi dan Pemeliharaan Curtin University, Graham Arndt mengatakan sekitar 70 persen kendaraan di kampusnya akan melewati batas kecepatan, dan universitas perlu mengambil tindakan.</p><p>"Kami memilih Actibumps karena alat ini hanya mempengaruhi pengemudi yang sedang mengebut dan karena sistemnya sangat fleksibel," katanya.</p><p>"Kami dapat menetapkan batas kecepatan dan variabel lain melalui perangkat lunak, yang meningkatkan fleksibilitas dan sistem juga dapat diprogram untuk aplikasi lain."</p><h3>Kekhawatiran kerusakan mobil</h3><p>Sementara teknologi baru ini dapat memastikan perjalanan yang mulus, pemasangan alat ini telah menjadi sesuatu yang baru tetapi sekaligus meningkatkan kekhawatiran para mahasiswa kalau polisi tidur baru ini akan merusak mobil mereka.</p><div class="view-image-embed-full" > <div class="view-richTallCaptionByline linked" > <figure> <div class="component comp-image"> <img src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651840-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-sizes="auto" data-src="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651840-16x9-thumbnail.jpg?v=2" data-srcset="http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651840-16x9-thumbnail.jpg?v=2 160w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651840-16x9-small.jpg?v=2 220w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651840-16x9-medium.jpg?v=2 460w, http://www.abc.net.au/cm/rimage/9651840-16x9-large.jpg?v=2 700w " title="&#39;Polisi tidur&#39; pintar di Curtin University" alt="Polisi tidur pintar di Curtin University" class="lazyload" data-expand="0" /> </div> <figcaption> <div class="caption">polisi tidur dengan kecepatan dinamis dirancang untuk bertindak ketika alat ini mendeteksi sebuah kendaraan dengan kecepatan tinggi.</div> <div class="comp-rich-text credit clearfix" id="comp-rich-text8" > <p>Supplied: Curtin University</p> </div> </figcaption> </figure> </div> </div><p>Mahasiswa ilmu kesehatan, Savannah Franklin, mempertanyakan perlunya universitas untuk berinvestasi dalam polisi tidur terbalik, mengklaim bahwa mereka tidak lebih efektif daripada polisi tidur biasa.</p><p>"Saya pikir mereka adalah tambahan yang sangat inovatif, tapi saya benar-benar tidak berpikir mereka lebih efektif daripada polisi tidur biasa," katanya.</p><p>"Selain membuat mereka jatuh beberapa kali akibat kecepatan yang sedikit melebihi batas, saya tidak punya masalah lain."</p><p>Savanah Franklin khawatir tentang kerusakan yang mungkin terjadi akibat Actibumps.</p><p>"Sepertinya saya khawatir dengan kerusakan yang dapat alat ini sebabkan pada sisi bawah mobil yang berjarak rendah ke tanah, namun, jika orang tidak melaju melampau batas kecepatan masalah itu tidak relevan," katanya.</p><p>Penemu Actibump dan general manager di Edeva, David Eskilsson mengatakan sistem ini akan mengumpulkan data untuk setiap kendaraan yang lewat, dan hasilnya sudah menunjukkan penurunan jumlah mobil yang melaju kencang.</p><p>Perusahaan ini juga mengklaim Actibumps telah berhasil memperbaiki kondisi lalu lintas di seluruh Swedia.</p><p><a class="external" href="http://www.abc.net.au/news/2018-04-12/smart-speed-bumps-installed-at-curtin-university/9642572?WT.ac=statenews_wa" target="_self" title=""><em>Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.</em></a></p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com