Selasa, 25 September 2018 | 13:15 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Fosfat alam terbukti signifikan dongkrak produksi jagung

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2H4LfKM
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2H4LfKM
<p>Batuan fosfat alam dengan bantuan pupuk kompos terbukti mampu secara signifikan mendongkrak produksi jagung hingga lima kali lipat.</p><p>Peneliti kesuburan tanah Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) Wahida Annisa di Jakarta, Senin (16/4), mengatakan idealnya jagung tumbuh baik pada kondisi kemasaman tanah mendekati netral dengan kandungan hara N, P, K, Ca, dan Mg yang cukup. </p><p>"Secara alamiah tanah sulfat masam justru kurang disukai bagi jagung karena tanahnya masam, kadar bahan organik rendah dan miskin hara P," kata Wahidah. </p><p>Oleh karena itu, ia mengatakan pemberian fosfat alam dan pupuk kompos dapat memanipulasi tanah sulfat masam menjadi menyenangkan bagi pertumbuhan jagung. "Hasilnya jadi berlimpah," kata Wahida.</p><p>Tanah di lahan rawa sulfat masam memerlukan P takaran tinggi untuk memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman. Sebelumnya petani menggunakan pupuk P yang diasamkan (TSP dan SP-36) agar mudah larut, tetapi ternyata sebagian besar P akan segera difiksasi Al dan Fe menjadi tidak tersedia bagi tanaman. "Proses yang mahal tersebut jadi mubazir," kata Wahida. </p><p>Padahal harga pupuk tersebut sangat mahal sehingga penggunaan di tingkat petani sangat terbatas. Penggunaan fosfat alam secara langsung tanpa pengasaman merupakan alternatif yang tepat karena pupuk ini lebih murah,  tapi efektivitasnya sebanding dengan TSP atau SP-36. Pihaknya pun merekomendasikan penggunaan fosfat alam secara langsung 1 ton/ha untuk 5 musim tanam.  (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 12:58 WIB

Tiga jemaah haji asal Sumsel dirawat di rumah sakit Arab Saudi

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 12:33 WIB

Ketua DPR sebut rencana pembentukan PKKPRJ hak warga negara

Aktual Pemilu | 25 September 2018 - 12:22 WIB

Abhan: Dua daerah rawan terjadi pelanggaran Pemilu 2019

Hukum | 25 September 2018 - 12:07 WIB

KPK panggil mantan anggota DPRD Kota Malang

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 20 September 2018 - 16:37 WIB

KPU gelar pleno penetapan capres/cawapres Pilpres 2019

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

KPU Muko-muko tetapkan 281 DCT anggota legislatif

Kamis, 20 September 2018 - 14:56 WIB

1.350 bibit pohon ditanam di lahan kritis

Rabu, 19 September 2018 - 16:23 WIB

Gubernur Babel kunjungi balita positif virus Rubella

Rabu, 19 September 2018 - 11:20 WIB

Pengemudi ojek online serbu Kantor Grab

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com