Sabtu, 21 Juli 2018 | 02:57 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Fosfat alam terbukti signifikan dongkrak produksi jagung

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2H4LfKM
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2H4LfKM
<p>Batuan fosfat alam dengan bantuan pupuk kompos terbukti mampu secara signifikan mendongkrak produksi jagung hingga lima kali lipat.</p><p>Peneliti kesuburan tanah Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) Wahida Annisa di Jakarta, Senin (16/4), mengatakan idealnya jagung tumbuh baik pada kondisi kemasaman tanah mendekati netral dengan kandungan hara N, P, K, Ca, dan Mg yang cukup. </p><p>"Secara alamiah tanah sulfat masam justru kurang disukai bagi jagung karena tanahnya masam, kadar bahan organik rendah dan miskin hara P," kata Wahidah. </p><p>Oleh karena itu, ia mengatakan pemberian fosfat alam dan pupuk kompos dapat memanipulasi tanah sulfat masam menjadi menyenangkan bagi pertumbuhan jagung. "Hasilnya jadi berlimpah," kata Wahida.</p><p>Tanah di lahan rawa sulfat masam memerlukan P takaran tinggi untuk memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman. Sebelumnya petani menggunakan pupuk P yang diasamkan (TSP dan SP-36) agar mudah larut, tetapi ternyata sebagian besar P akan segera difiksasi Al dan Fe menjadi tidak tersedia bagi tanaman. "Proses yang mahal tersebut jadi mubazir," kata Wahida. </p><p>Padahal harga pupuk tersebut sangat mahal sehingga penggunaan di tingkat petani sangat terbatas. Penggunaan fosfat alam secara langsung tanpa pengasaman merupakan alternatif yang tepat karena pupuk ini lebih murah,  tapi efektivitasnya sebanding dengan TSP atau SP-36. Pihaknya pun merekomendasikan penggunaan fosfat alam secara langsung 1 ton/ha untuk 5 musim tanam.  (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com