Sabtu, 15 Desember 2018 | 22:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Fosfat alam terbukti signifikan dongkrak produksi jagung

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2H4LfKM
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2H4LfKM
<p>Batuan fosfat alam dengan bantuan pupuk kompos terbukti mampu secara signifikan mendongkrak produksi jagung hingga lima kali lipat.</p><p>Peneliti kesuburan tanah Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) Wahida Annisa di Jakarta, Senin (16/4), mengatakan idealnya jagung tumbuh baik pada kondisi kemasaman tanah mendekati netral dengan kandungan hara N, P, K, Ca, dan Mg yang cukup. </p><p>"Secara alamiah tanah sulfat masam justru kurang disukai bagi jagung karena tanahnya masam, kadar bahan organik rendah dan miskin hara P," kata Wahidah. </p><p>Oleh karena itu, ia mengatakan pemberian fosfat alam dan pupuk kompos dapat memanipulasi tanah sulfat masam menjadi menyenangkan bagi pertumbuhan jagung. "Hasilnya jadi berlimpah," kata Wahida.</p><p>Tanah di lahan rawa sulfat masam memerlukan P takaran tinggi untuk memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman. Sebelumnya petani menggunakan pupuk P yang diasamkan (TSP dan SP-36) agar mudah larut, tetapi ternyata sebagian besar P akan segera difiksasi Al dan Fe menjadi tidak tersedia bagi tanaman. "Proses yang mahal tersebut jadi mubazir," kata Wahida. </p><p>Padahal harga pupuk tersebut sangat mahal sehingga penggunaan di tingkat petani sangat terbatas. Penggunaan fosfat alam secara langsung tanpa pengasaman merupakan alternatif yang tepat karena pupuk ini lebih murah,  tapi efektivitasnya sebanding dengan TSP atau SP-36. Pihaknya pun merekomendasikan penggunaan fosfat alam secara langsung 1 ton/ha untuk 5 musim tanam.  (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

Pendidikan | 15 Desember 2018 - 20:41 WIB

Menristek dorong mahasiwa memiliki semangat bela negara

<p>Batuan fosfat alam dengan bantuan pupuk kompos terbukti mampu secara signifikan mendongkrak produksi jagung hingga lima kali lipat.</p><p>Peneliti kesuburan tanah Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) Wahida Annisa di Jakarta, Senin (16/4), mengatakan idealnya jagung tumbuh baik pada kondisi kemasaman tanah mendekati netral dengan kandungan hara N, P, K, Ca, dan Mg yang cukup. </p><p>"Secara alamiah tanah sulfat masam justru kurang disukai bagi jagung karena tanahnya masam, kadar bahan organik rendah dan miskin hara P," kata Wahidah. </p><p>Oleh karena itu, ia mengatakan pemberian fosfat alam dan pupuk kompos dapat memanipulasi tanah sulfat masam menjadi menyenangkan bagi pertumbuhan jagung. "Hasilnya jadi berlimpah," kata Wahida.</p><p>Tanah di lahan rawa sulfat masam memerlukan P takaran tinggi untuk memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman. Sebelumnya petani menggunakan pupuk P yang diasamkan (TSP dan SP-36) agar mudah larut, tetapi ternyata sebagian besar P akan segera difiksasi Al dan Fe menjadi tidak tersedia bagi tanaman. "Proses yang mahal tersebut jadi mubazir," kata Wahida. </p><p>Padahal harga pupuk tersebut sangat mahal sehingga penggunaan di tingkat petani sangat terbatas. Penggunaan fosfat alam secara langsung tanpa pengasaman merupakan alternatif yang tepat karena pupuk ini lebih murah,  tapi efektivitasnya sebanding dengan TSP atau SP-36. Pihaknya pun merekomendasikan penggunaan fosfat alam secara langsung 1 ton/ha untuk 5 musim tanam.  (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com