Minggu, 16 Desember 2018 | 16:34 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Ubud wakili Indonesia lomba wisata sajian masakan dunia

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2IZYbOt
Sumber Foto: https://bit.ly/2IZYbOt
<p>Wisata sajian masakan (kuliner) Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, terpilih mewakili Indonesia dalam lomba wisata sajian masakan tingkat dunia oleh Badan Pariwisata Dunia atau UN World Tourism Organization (UNWTO) pada September-Oktober 2018.</p><p>"Penetapan Ubud sebagai wakil Indonesia untuk ikut lomba sebagai tujuan wisata sajian masakan tingkat dunia UNWTO diumumkan Kementerian Pariwisata di Jakarta, Sabtu (14/4)," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Ari Bramanta, di Gianyar, Senin (16/4).</p><p>Kementerian Pariwisata akhir minggu lalu menetapkan Ubud, Gianyar, Bali, untuk menjadi UNWTO Gastronomy Destination Prototype yang diharapkan menjadi daya tarik baru pariwisata Pulau Dewata. "Saat ini, kami sedang mempersiapkan berbagai dokumen agar Ubud sebagai tujuan wisata sajian masakan dapat menang di tingkat dunia atau UNWTO. Ada beberapa tahap administrasi yang harus kami penuhi segera," kata Bramanta.</p><p>"Ubud sebagai percontohan tujuan wisata kuliner atau Gastronomy Destination Prototype oleh Kementerian Pariwisata itu terkait aspek sejarah dan perkembangan spiritual, budaya, pariwisata di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali," kata dia.</p><p>Ubud juga sukses menyelenggarakan Festival Makanan Ubud ke-4, 13-15 April 2018, di Ubud, Kabupaten Gianyar. Pada 2018, wisata sajian masakan diproyeksikan menghasilkan devisa 20 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp223 trilun, naik sekitar 20 persen dari 2017 sebesar 16,8 miliar dolar Amerika Serikat dengan target kedatangan 17 juta wisatawan mancanegara dan pergerakan 270 juta wisatawan nusantara di Tanah Air. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 16 Desember 2018 - 16:26 WIB

Jokowi harap Babinsa ingatkan kades maksimalkan dana desa

Musibah | 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

Hukum | 16 Desember 2018 - 15:39 WIB

Politisi PDIP batal laporkan SBY ke Polisi

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 15:27 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban longsor Toba Samosir

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 15:14 WIB

Presiden minta Babinsa cegah konflik di desa

<p>Wisata sajian masakan (kuliner) Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, terpilih mewakili Indonesia dalam lomba wisata sajian masakan tingkat dunia oleh Badan Pariwisata Dunia atau UN World Tourism Organization (UNWTO) pada September-Oktober 2018.</p><p>"Penetapan Ubud sebagai wakil Indonesia untuk ikut lomba sebagai tujuan wisata sajian masakan tingkat dunia UNWTO diumumkan Kementerian Pariwisata di Jakarta, Sabtu (14/4)," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar, Anak Agung Ari Bramanta, di Gianyar, Senin (16/4).</p><p>Kementerian Pariwisata akhir minggu lalu menetapkan Ubud, Gianyar, Bali, untuk menjadi UNWTO Gastronomy Destination Prototype yang diharapkan menjadi daya tarik baru pariwisata Pulau Dewata. "Saat ini, kami sedang mempersiapkan berbagai dokumen agar Ubud sebagai tujuan wisata sajian masakan dapat menang di tingkat dunia atau UNWTO. Ada beberapa tahap administrasi yang harus kami penuhi segera," kata Bramanta.</p><p>"Ubud sebagai percontohan tujuan wisata kuliner atau Gastronomy Destination Prototype oleh Kementerian Pariwisata itu terkait aspek sejarah dan perkembangan spiritual, budaya, pariwisata di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali," kata dia.</p><p>Ubud juga sukses menyelenggarakan Festival Makanan Ubud ke-4, 13-15 April 2018, di Ubud, Kabupaten Gianyar. Pada 2018, wisata sajian masakan diproyeksikan menghasilkan devisa 20 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp223 trilun, naik sekitar 20 persen dari 2017 sebesar 16,8 miliar dolar Amerika Serikat dengan target kedatangan 17 juta wisatawan mancanegara dan pergerakan 270 juta wisatawan nusantara di Tanah Air. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com