20 rumah terancam tergerus abrasi di Bengkulu
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2H4Uc2N
<p>Sebanyak 20 rumah di Desa Kota Bani, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu terancam tergerus abrasi laut yang diduga akibat dampak pembangunan pelabuhan khusus batu bara.</p><p>"Beberapa rumah sudah ambruk dindingnya, tinggal menunggu waktu dimakan laut," kata Ediyanto, warga Desa Kota Bani saat dihubungi dari Bengkulu, Senin (16/4).</p><p>Ia mengatakan kerusakan lingkungan di wilayah itu sudah mengikis puluhan hektare kebun masyarakat dan kini mengancam permukiman mereka. Sejak awal 2017 kata Edi, masyarakat yang resah akibat pembangunan pelabuhan khusus batu bara dan dampak yang ditimbulkan bagi pesisir wilayah itu sudah melapor ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bengkulu. "Sudah ada pertemuan dengan pihak-pihak terkait tapi belum ada tindakan di lapangan," ucapnya.</p><p>Menurut warga, pengerukan pasir untuk memperdalam kolam pelabuhan khusus batu bara itu diduga menjadi pemicu abrasi yang semakin tinggi ke arah kebun dan permukiman warga desa. Sejak pelabuhan itu beroperasi pada 2013, lahan kebun warga di sekitar pantai telah ambles sepanjang 1,5 kilometer dan lebar 50 meter. Akibatnya, ada 125 kepala keluarga yang terdampak atau mengalami kerugian karena kehilangan lahan kebun akibat operasi pelabuhan khusus tersebut.</p><p>Melyansori dari Lembaga Bantuan Hukum Perisai Keadilan Bengkulu yang mendampingi warga mengatakan akan melaporkan dampak lingkungan dari aktivitas pelabuhan itu ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. "Kami melihat tidak ada niat baik pemerintah daerah menyelesaikan persoalan ini, termasuk anggota legislatif yang sudah turun ke lokasi," ucapnya. (Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 19 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menanggapi serius Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014...
Minggu, 22 April 2018 - 08:04 WIB
<p>Aparat kepolisian Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus tersangka pembawa 20...
Minggu, 22 April 2018 - 07:04 WIB
<p>Pencarian terhadap Wakapolres Labuhan Batu Kompol Adi Chandra yang tenggelam di perairan De...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter mengguncang Provinsi Aceh pada pukul 22.16 WIB.<...
Minggu, 22 April 2018 - 06:04 WIB
<p>Kapal boat yang ditumpangi rombongan Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang dilaporkan ...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok bikin acara unik yaitu pasar kaki lima ala betawi di ...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat menyerahkan Alat Peraga Kampanye (APK) kepada...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta pembangunan Jembatan Widang di Kabupaten Tuban yang am...
Sabtu, 21 April 2018 - 12:04 WIB
<p>PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku Papua konsisten merealisasikan BB...
Sabtu, 21 April 2018 - 11:04 WIB
<p>Semangat Kartini masih terus terasa hingga sekarang dan para wanita sudah menunjukkan peran...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)