Jumat, 20 April 2018

Pembasmian Buaya Rusak Reputasi Pariwisata Di Queensland

Senin, 16 April 2018 12:40

(Courtesy: AustraliaPlus) Seekor buaya betina di Sungai Proserpine di mana Fat Guts buaya hidup. (Courtesy: AustraliaPlus) Seekor buaya betina di Sungai Proserpine di mana Fat Guts buaya hidup.
Ayo berbagi!

Berbagai upaya untuk membasmi buaya di Queensland utara memberi reputasi buruk bagi kawasan itu. Demikian dikatakan seorang operator pariwisata di kawasan itu.

Steve Watson menjalankan Whitsunday Crocodile Safaris di Sungai Proserpine dan mengatakan ada beberapa upaya untuk membasmi buaya air asin yang dikenal sebagai Fat Guts.

"Buaya tersebut mungkin telah diberi umpan lebih dari empat kali yang kita ketahui dalam 12 bulan terakhir," katanya.

Steve Watson dengan turis
Steve Watson dari Whitsunday Crocodile Safaris menyampaikan keprihatinan tentang upaya untuk menangkapi salah satu reptil lokal.

ABC North Qld: David Chen

Buaya beraksi

Buaya adalah spesies yang dilindungi di Queensland, tetapi beberapa orang khawatir dengan semakin banyaknya buaya yang merambah kawasan perkotaan.

Ketua Partai Australia Katter (KAP) untuk Queensland Rob Katter, mengatakan banyak lokasi renang and sungai-sungai di utara negara bagian itu tidak lagi aman karena buaya.

"Jawaban dari pemerintah adalah kita perlu mendidik orang-orang untuk mencari tempat yang aman untuk berenang adalah hal yang tidak masuk akal." katanya.

Telur buaya dalam sarang
Telur buaya dalam sarang ditandai oleh peneliti. Populasi buaya meningkat di Queensland utara.

ABC TV

Perdebatan tentang pengelolaan buaya

KAP telah memperkenalkan kembali undang-undang yang diusulkan di Parlemen Queensland untuk mengelola populasi buaya di negara bagian Queensland, yang akan memungkinkan dilakukannya pariwisata berburu buaya dan opsi pengelolaan buaya lainnya.

Tetapi operator wisata Steve Watson mengatakan pendekatan itu tidak akan berhasil.

"Mengambil upaya pengendalian buaya yang lebih besar sebenarnya justru akan menciptakan malapetaka, karena akan ada banyak orang yang akan mengantri untuk melakukan pekerjaan [berburu buaya]. Langkah ini akan sulit terkendali dan buaya akan berjuang untuk menjadi anjing buruan.

"Kami pernah nyaris memusnahkan buaya, membasmi mereka sepenuhnya. Mereka telah menjadi satwa yang dilindungi di Queensland selama lebih dari 40 tahun hingga saat ini. Mereka perlahan-lahan telah pulih ke jumlah populasi yang normal.

"Jumlah mereka tidak terus meningkat tanpa henti sebagaimana yang dikatakan oleh para politisi."

Steve Watson mengatakan dia ingin melihat tindakan yang lebih besar terhadap orang yang mencoba melukai atau membunuh buaya.

"Anda sering sekali mendengar saat ini, spesies yang dilindungi tidak berarti apa-apa. Orang dapat melakukan apa yang mereka sukai dan hukumannya sangat, sangat minim. " katanya.

Turis di Sungai Proserpine
Wisatawan internasional berpendapat buaya tidak harus dimusnahkan di Queensland.

ABC North Qld: David Chen

Turis internasional Ruby Spinner mengatakan dia percaya buaya harus dibiarkan.

Pemerintah Negara Bagian Queensland mengatakan pemusnahan buaya bukanlah solusi dan akan memberi publik rasa aman yang salah.

Sebelumnya aparat berwenang di Queensland pernah melakukan survei tiga tahun mengenai jumlah buaya di Queensland utara.

Sejauh ini, lebih dari 1.200 kilometer wilayah perairan telah disurvei sejak proyek ini dimulai pada tahun 2017.

Pemerintah mengatakan data dari survei akan dirilis ketika program pemantauan telah selesai dan hasil dianalisis dengan benar.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar