Sabtu, 21 April 2018

Kemensos menyayangkan pernikahan pelajar SMP di Sulsel

Senin, 16 April 2018 15:25

Sumber foto: https://bit.ly/2JLYM7E Sumber foto: https://bit.ly/2JLYM7E
Ayo berbagi!

Kementerian Sosial menyayangkan rencana pernikahan dini pasangan anak SMP di Sulawesi Selatan yang telah mendapat persetujuan Pengadilan Agama Bantaeng.

"Kami dari Kemensos sangat menyayangkan jika pernikahan itu terjadi. Seharusnya dibimbing dan diarahkan dulu tidak langsung disetujui karena usia anak bukan usia yang baik untuk pernikahan," kata Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Edi Suharto di Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (16/4).

Dia menjelaskan, merujuk Undang-Undang Perlindungan Anak bahwa batas usia anak adalah 18 tahun. Sementara usia pasangan tersebut baru menginjak 15 dan 14 tahun.

"Usia anak adalah untuk bermain, bersekolah dan mendapatkan perhatian dari orang tuanya, kalau memang alasannya menikah seperti yang diberitakan karena takut tidur sendiri saya pikir orang tua atau kerabatnya yang mendampingi," tambah dia.

Sebelumnya heboh pemberitaan tentang sepasang kekasih yang masih berusia belia ingin menikah. Mereka mendaftarkan rencana pernikahannya kepada KUA Kecamatan Bantaeng, lalu mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Kamis (12/4), serta untuk mendapatkan pencatatan pernikahan. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar