Jumat, 20 April 2018

Pakar keamanan siber: setelah Facebook, giliran Google dan Twitter hadap Kongres AS

Senin, 16 April 2018 14:44

Ilustrasi. Sumber: istimewa Ilustrasi. Sumber: istimewa
Ayo berbagi!

Menurut seorang pakar keamanan siber dari Amerika Serikat, setelah menghadirkan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg untuk bersaksi di Kongres AS, sejumlah perusahaan teknologi informasi terutama yang berbasis di Silicon Valley semakin berhati-hati dalam menghadapi panggilan dari lembaga legislatif Amerika tersebut.

CTO Brainlink International, Raj Goel mengemukakan bahwa menurutnya, “Dua perusahaan berikut yang akan berada di kursi panas adalah divisi Google, yaitu Youtube dan antara Twitter atau Reddit.” Hal ini terungkap dalam sebuah wawancara ekslusif dengan kanal televisi Fox Business. Pakar keamanan siber tersebut menyatakan bahwa Google telah menggunakan metode “data mining” dan “profiling” yang serupa dengan medsos populer yaitu Facebook.

“Youtube telah digunakan secara amat sangat aktif oleh kampanye disinformasi, kampanye politik dan oleh penipu secara umum,” ungkap Goel.

Yang tidak berbeda adalah peran Twitter, seperti dengan Facebook dan Google, dimana platform media sosial microblogging tersebut dianggap belum mengambil langkah cukup serius untuk meredam disinformasi karena takut kehilangan jumlah penggunanya menurut Goel.

“Jika Twitter memblokir hingga 50 juta akun, maka sahamnya juga akan anjlok,” kata Goel.

Menanggapi kesaksian Mark Zuckerberg pekan lalu di hadapan Komisi Energi dan Persaingan Usaha, dalam penilaian Goel, kesaksian tersebut memperoleh nilai cukup baik untuk kemampuannya menghadapi cercaan bertubi-tubi dari anggota badan legislatif AS. Akan tetapi mengenai transparansi dan kejujuran, Goel menilai Zuckerberg tidak meyakinkannya.

“Dia berbohong dengan baik. Secara berulang-ulang dia nyatakan bahwa pengguna  Facebook memiliki kontrol atas informasi pribadinya. Kenyataanya tidak. Coba saja menghapus akun Facebook anda,” kata Goel.

Diketahui bahwa untuk sebagian besar proses penghapusan akun Facebook tidak dapat dilakukan begitu saja. Ketika mengajukan untuk menghapus akun Facebook, yang terjadi adalah akun anda akan dinonaktifkan.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-Ma

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar