Sabtu, 21 Juli 2018 | 03:11 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Antisipasi KKN, Polda Jabar gelar pakta integritas di rekrutmen anggota

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Duddy Supriyadi/Radio Elshinta
Sumber foto: Duddy Supriyadi/Radio Elshinta
<p>Rekrutmen anggota Polri memegang posisi penting dalam proses tumbuh berkembangnya Polri menjadi sebuah organisasi yang paripurna.</p><p>Hal itu disampaikan Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol. Arief Sulistyanto saat menghadiri acara Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Fakta Integritas dalam rangka Penerimaan Anggota Polri Terpadu tahun 2018 di Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Duddy Supriyadi, Senin (16/4).</p><p>Arief menekankan, bahwa Polri merupakan organisasi yang profesional, modern dan terpercaya. "Sebagaimana adagium Garbage In Garbage Out, maka kesalahan dalam proses rekrutmen menyebabkan Polri tidak akan mampu menjalankan tugas-tugasnya dengan baik, karena diawaki oleh orang-orang yang sebenarnya tidak qualified sejak awal menjadi anggota Polri," tandasnya.</p><p>Buruk kualitas bahan bakunya, timpal Arief, maka hasilnya akan buruk pula. Salah satu yang menyebabkan rekrutment yang buruk ini adalah ketidakprofesionalan panitia karena adanya berbagai gangguan yang terjadi, seperti adanya KKN.</p><p>Pada acara yang dihadiri  Kapolda Jabar, Irjen Pol. Agung Budi Maryoto, selaku Ketua Panitia Daerah Jawa Barat, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (AS SDM Kapolri) Irjen Pol. Arief Sulistyanto sebagai ketua pelaksana nasional itu juga menjelaskan proses seleksi dan rekrutmen sebagai salah satu prioritas program kerjanya dengan slogan yang sangat terkenal, yaitu, clear and clean menuju SDM Polri yang unggul dan kompetitif.</p><p>"Segala bentuk percaloan, KKN, katebelece atau sponsorship, suap dan hal lain yang merusak proses rekrutmen diberantas habis hingga ke akar-akarnya. Seluruh komponen yang terlibat, seperti panitia, peserta, orang tua dan pengawas diminta komitmennya melalui sumpah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan pernyataan tertulis berupa penandatanganan fakta integritas," tegasnya.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pileg 2019 | 20 Juli 2018 - 21:30 WIB

PKB: Menteri jadi caleg tidak ganggu kinerja kementerian

Sosbud | 20 Juli 2018 - 21:19 WIB

KPPPA: Anak cermin keberhasilan-kegagalan orang tua

Aktual Dalam Negeri | 20 Juli 2018 - 21:07 WIB

Kemenhub targetkan aturan angkutan online berlaku September

Pembangunan | 20 Juli 2018 - 20:44 WIB

Angkasa Pura tegaskan Terminal 4 Soetta bukan untuk LCC

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com