Jumat, 20 April 2018

Polri-Kemkominfo masih selidiki Facebook

Senin, 16 April 2018 17:05

Sumber foto: https://bit.ly/2vnMyPE Sumber foto: https://bit.ly/2vnMyPE
Ayo berbagi!

Polri bekerja sama dengan Kemenkominfo masih mendalami dugaan kebocoran data pribadi para pengguna jejaring sosial Facebook di Indonesia.

"Polri dan Kemenkominfo sepakat untuk bekerja sama menangani masalah ini dengan serius," kata Karopenmas Polri Brigjen Pol Mochammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16/4).

Sebagai salah satu jejaring sosial terbesar, menurutnya, Facebook telah beberapa kali membiarkan konten-konten hoaks dibagikan oleh para penggunanya.

"Seperti kasus Rohingya di Myanmar yang juga dibenarkan oleh Facebook," ucapnya.

Ia juga mencontohkan konflik agama di Sri Lanka dipicu oleh pemberitaan yang disebar melalui Facebook. "Pertikaian antara umat Muslim dan Hindu di Sri Lanka menjadi semakin parah dengan adanya pemberitaan melalui Facebook," ujarnya.

Iqbal mengimbau bagi para pengguna Facebook yang merasa data pribadinya disalahgunakan oleh pihak lain agar melapor ke kepolisian. "Polri mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke Dittipidsiber Bareskrim Polri," katanya.

Ia menambahkan polisi belum bisa memastikan kemungkinan Facebook telah melakukan tindak pidana. Hal ini masih diselidiki. "Ada atau tidaknya dugaan tindak pidana sangat ditentukan berdasarkan temuan fakta dan bukti yang ada di lapangan," tuturnya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar