Minggu, 16 Desember 2018 | 16:35 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Ngarit di sawah, Kang Hasan ingin petani nikmati hasil panennya

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Istimewa.
Foto: Istimewa.
<p>Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan melakukan blusukan ke tengah sawah dengan menemui para petani dan ikut serta memanen padi (ngarit). Hal tersebut ia lakukan pada kegiatan Syukuran Panen Rendengan, di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/4).</p><p><br></p><p>Salah satu Ketua Kelompok Tani Sliyeg, Abdurahman, mengungkapkan rasa bangganya terhadap Purnawirawan Jendral tersebut, yang begitu merakyat dan peduli terhadap nasib petani. Dengan kedatangan Kang Hasan, lanjut Abdurahman, para petani bisa langsung menyampaikan aspirasi dan keluhan yang dihadapi demi kesejahteraan para petani itu sendiri. </p><p><br></p><p>"Kami kira, seorang Jenderal tidak mau turun, ternyata beliau langsung turun menyambangi petani, ke tengah sawah pula. Kami kelompok tani bangga mempunyai calon pemimpin seperti Kang Hasan yang dekat dengan para petani," ujarnya, usai menyakasikan kegiatan Kang Hasan pada panen raya tersebut.</p><p><br></p><p>Abdurahman menambahkan, para petani juga siap mengawal program Kang Hasan terkait ketahanan pangan melalui Jabar Seubeuh yang akan digulirkan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton). Program tersebut, sambungnya, diharapkan menjadi solusi bagi setiap permasalahan petani dan mampu memakmurkan para petani di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Indramayu.</p><p><br></p><p>"Program beliau tentang menjaga ketahanan pangan di Jawa Barat, akan kami dukung beserta program lainnya yang memang dekat dengan rakyat," pungkasnya.</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 16 Desember 2018 - 16:26 WIB

Jokowi harap Babinsa ingatkan kades maksimalkan dana desa

Musibah | 16 Desember 2018 - 15:51 WIB

Empat wisatawan hilang terseret gelombang di Kebumen

Hukum | 16 Desember 2018 - 15:39 WIB

Politisi PDIP batal laporkan SBY ke Polisi

Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 15:27 WIB

Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian korban longsor Toba Samosir

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 15:14 WIB

Presiden minta Babinsa cegah konflik di desa

<p>Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan melakukan blusukan ke tengah sawah dengan menemui para petani dan ikut serta memanen padi (ngarit). Hal tersebut ia lakukan pada kegiatan Syukuran Panen Rendengan, di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/4).</p><p><br></p><p>Salah satu Ketua Kelompok Tani Sliyeg, Abdurahman, mengungkapkan rasa bangganya terhadap Purnawirawan Jendral tersebut, yang begitu merakyat dan peduli terhadap nasib petani. Dengan kedatangan Kang Hasan, lanjut Abdurahman, para petani bisa langsung menyampaikan aspirasi dan keluhan yang dihadapi demi kesejahteraan para petani itu sendiri. </p><p><br></p><p>"Kami kira, seorang Jenderal tidak mau turun, ternyata beliau langsung turun menyambangi petani, ke tengah sawah pula. Kami kelompok tani bangga mempunyai calon pemimpin seperti Kang Hasan yang dekat dengan para petani," ujarnya, usai menyakasikan kegiatan Kang Hasan pada panen raya tersebut.</p><p><br></p><p>Abdurahman menambahkan, para petani juga siap mengawal program Kang Hasan terkait ketahanan pangan melalui Jabar Seubeuh yang akan digulirkan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton). Program tersebut, sambungnya, diharapkan menjadi solusi bagi setiap permasalahan petani dan mampu memakmurkan para petani di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Indramayu.</p><p><br></p><p>"Program beliau tentang menjaga ketahanan pangan di Jawa Barat, akan kami dukung beserta program lainnya yang memang dekat dengan rakyat," pungkasnya.</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Minggu, 16 Desember 2018 - 16:13 WIB

Ini cara cegah kejahatan `SIM swap fraud` ala Bareskrim

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com