Jumat, 20 April 2018

Pasca ricuh, suporter Arema klaim 212 orang jadi korban

Senin, 16 April 2018 20:44

Sumber foto: El Aris/Radio Elshinta Sumber foto: El Aris/Radio Elshinta
Ayo berbagi!

Pasca ricuh suporter dengan petugas keamanan dalam pertandingan Arema FC menjamu Persib, Bandung di Stadion Kanjuruan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/5) kemarin, pihak panitia pelaksana (Panpel) mengklaim ada 212 orang suporter yang jadi korban.

Para korban rata-rata menderita luka patah kaki, luka di kepala, gagar otak, serta mengalami sesak nafas dan pedih di mata.

"Data yang dihimpun dari posko pengaduan yang dibentuk Arema Fc menyebutkan terdapat 212 orang korban yang dirawat di beberapa rumah sakit yang ada di wilayah Kepanjen," kata Ketua Panpel Arema fc, Abdul Haris kepada Kontributor Elshinta, El Aris, Senin 16/4).

Para korban ini yang menjalani rawat inap berkurang dan tinggal enam orang. "Hal ini dikarenakan banyak yang hanya luka ringan dan rawat jalan, serta yang harus mendapat perawatan lanjutan di dua rumah sakit masing-masing Wafa Husada empat orang dan RSUD Kanjuruhan dua orang dengan luka rata-rata luka kepala, patah kaki, gegar otak," jelasnya.

Dan pihak management maupun panpel bertanggungjawab dan akan menanggung semua pengobatan hingga recovery para penonton yang jadi korban. "Ini komitmen kami untuk bertanggung jawab secara penuh atas kasus ini dan berharap para korban tidak dendam, serta datang lagi saat Arema bertanding," tandasnya.

Penulis: Angga Kusuma.

Editor: Sigit Kurniawan. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar