Kamis, 13 Desember 2018 | 12:12 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Pasca ricuh, suporter Arema klaim 212 orang jadi korban

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: El Aris/Radio Elshinta
Sumber foto: El Aris/Radio Elshinta
<p>Pasca ricuh suporter dengan petugas keamanan dalam pertandingan Arema FC menjamu Persib, Bandung di Stadion Kanjuruan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/5) kemarin, pihak panitia pelaksana (Panpel) mengklaim ada 212 orang suporter yang jadi korban.</p><p> Para korban rata-rata menderita luka patah kaki, luka di kepala, gagar otak, serta mengalami sesak nafas dan pedih di mata. </p><p> "Data yang dihimpun dari posko pengaduan yang dibentuk Arema Fc menyebutkan terdapat 212 orang korban yang dirawat di beberapa rumah sakit yang ada di wilayah Kepanjen," kata Ketua Panpel Arema fc, Abdul Haris kepada Kontributor Elshinta, El Aris, Senin 16/4). </p><p> Para korban ini yang menjalani rawat inap berkurang dan tinggal enam orang. "Hal ini dikarenakan banyak yang hanya luka ringan dan rawat jalan, serta yang harus mendapat perawatan lanjutan di dua rumah sakit masing-masing Wafa Husada empat orang dan RSUD Kanjuruhan dua orang dengan luka rata-rata luka kepala, patah kaki, gegar otak," jelasnya. </p><p> Dan pihak management maupun panpel bertanggungjawab dan akan menanggung semua pengobatan hingga recovery para penonton yang jadi korban. "Ini komitmen kami untuk bertanggung jawab secara penuh atas kasus ini dan berharap para korban tidak dendam, serta datang lagi saat Arema bertanding," tandasnya. </p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Pemilu | 13 Desember 2018 - 12:12 WIB

KPU akan gelar pertemuan dengan parpol bahas DPT hasil perbaikan II

Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 12:04 WIB

BNN gagalkan penyelundupan 15 ribu pil ekstasi dari pasutri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:53 WIB

Presiden berikan pengarahan pada Jambore Sumber Daya PKH

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:43 WIB

KSAU resmikan Sathar 65 di Lanud Iswahjudi

Manajemen | 13 Desember 2018 - 11:35 WIB

Waspadai investasi bodong dengan melihat ciri-cirinya

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:26 WIB

Sandiaga tanggapi soal isu HAM dalam visi misi

<p>Pasca ricuh suporter dengan petugas keamanan dalam pertandingan Arema FC menjamu Persib, Bandung di Stadion Kanjuruan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (15/5) kemarin, pihak panitia pelaksana (Panpel) mengklaim ada 212 orang suporter yang jadi korban.</p><p> Para korban rata-rata menderita luka patah kaki, luka di kepala, gagar otak, serta mengalami sesak nafas dan pedih di mata. </p><p> "Data yang dihimpun dari posko pengaduan yang dibentuk Arema Fc menyebutkan terdapat 212 orang korban yang dirawat di beberapa rumah sakit yang ada di wilayah Kepanjen," kata Ketua Panpel Arema fc, Abdul Haris kepada Kontributor Elshinta, El Aris, Senin 16/4). </p><p> Para korban ini yang menjalani rawat inap berkurang dan tinggal enam orang. "Hal ini dikarenakan banyak yang hanya luka ringan dan rawat jalan, serta yang harus mendapat perawatan lanjutan di dua rumah sakit masing-masing Wafa Husada empat orang dan RSUD Kanjuruhan dua orang dengan luka rata-rata luka kepala, patah kaki, gegar otak," jelasnya. </p><p> Dan pihak management maupun panpel bertanggungjawab dan akan menanggung semua pengobatan hingga recovery para penonton yang jadi korban. "Ini komitmen kami untuk bertanggung jawab secara penuh atas kasus ini dan berharap para korban tidak dendam, serta datang lagi saat Arema bertanding," tandasnya. </p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan. </p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com