Kamis, 13 Desember 2018 | 12:10 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Presiden tekankan peningkatan komunikasi publik awasi PSN

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Presiden Joko Widodo. Sumber foto: https://bit.ly/2qAs3KB
Presiden Joko Widodo. Sumber foto: https://bit.ly/2qAs3KB
<p>Presiden Joko Widodo menekankan agar komunikasi pemerintah kepada masyarakat dapat ditingkatkan sehingga warga memahami manfaat pembangunan yang tengah dilakukan serta turut mengawasinya.</p><p>"Agar rakyat tahu apa yang tengah dikerjakan, apa manfaat bagi rakyat, bagi masyarakat. Sehingga muncul dan tumbuh rasa ikut memiliki kemudian ikut mengawasi, memantau langsung pelaksanaan proyek-proyek yang ada," kata Presiden dalam sambutan pembukaan Rapat Terbatas bertopik Evaluasi Pelaksanaan Proyek Stategis Nasional (PSN) di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin (16/4).</p><p>Menurut Jokowi, peran masyarakat dalam menjaga dan memelihara hasil proyek strategis nasional juga penting dilakukan untuk pembangunan bangsa.</p><p>Dalam membangun PSN di sejumlah daerah, Kepala Negara mengusulkan perlu model pembiayaan alternatif dan kreatif sehingga menarik minat investor untuk membiayai proyek itu. "Dalam pelaksanaannya saya juga minta jangan semuanya dilakukan oleh BUMN, jangan juga dikerjakan oleh anak-anak BUMN. Libatkan sektor swasta terutama swasta swasta yang berada di daerah dimana proyek itu dikerjakan," ujar Presiden.</p><p>Setiap proyek strategis nasional diharuskan Presiden dapat memberikan dampak kepada peningkatan nilai tambah bagi pergerakan perekonomian di daerah. Pergerakan ekonomi itu juga diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan serta ketimpangan pembangunan di wilayah Indonesia.</p><p>Presiden menekankan kepada kementerian terkait untuk menyelesaikan pembangunan sejumlah PSN yang belum rampung dibangun pada 2017 untuk dituntaskan pada tahun ini.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 13 Desember 2018 - 12:04 WIB

BNN gagalkan penyelundupan 15 ribu pil ekstasi dari pasutri

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:53 WIB

Presiden berikan pengarahan pada Jambore Sumber Daya PKH

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:43 WIB

KSAU resmikan Sathar 65 di Lanud Iswahjudi

Manajemen | 13 Desember 2018 - 11:35 WIB

Waspadai investasi bodong dengan melihat ciri-cirinya

Aktual Dalam Negeri | 13 Desember 2018 - 11:26 WIB

Sandiaga tanggapi soal isu HAM dalam visi misi

Hukum | 13 Desember 2018 - 11:15 WIB

KPK tuntut maksimal Bupati Cianjur agar jera

<p>Presiden Joko Widodo menekankan agar komunikasi pemerintah kepada masyarakat dapat ditingkatkan sehingga warga memahami manfaat pembangunan yang tengah dilakukan serta turut mengawasinya.</p><p>"Agar rakyat tahu apa yang tengah dikerjakan, apa manfaat bagi rakyat, bagi masyarakat. Sehingga muncul dan tumbuh rasa ikut memiliki kemudian ikut mengawasi, memantau langsung pelaksanaan proyek-proyek yang ada," kata Presiden dalam sambutan pembukaan Rapat Terbatas bertopik Evaluasi Pelaksanaan Proyek Stategis Nasional (PSN) di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin (16/4).</p><p>Menurut Jokowi, peran masyarakat dalam menjaga dan memelihara hasil proyek strategis nasional juga penting dilakukan untuk pembangunan bangsa.</p><p>Dalam membangun PSN di sejumlah daerah, Kepala Negara mengusulkan perlu model pembiayaan alternatif dan kreatif sehingga menarik minat investor untuk membiayai proyek itu. "Dalam pelaksanaannya saya juga minta jangan semuanya dilakukan oleh BUMN, jangan juga dikerjakan oleh anak-anak BUMN. Libatkan sektor swasta terutama swasta swasta yang berada di daerah dimana proyek itu dikerjakan," ujar Presiden.</p><p>Setiap proyek strategis nasional diharuskan Presiden dapat memberikan dampak kepada peningkatan nilai tambah bagi pergerakan perekonomian di daerah. Pergerakan ekonomi itu juga diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan serta ketimpangan pembangunan di wilayah Indonesia.</p><p>Presiden menekankan kepada kementerian terkait untuk menyelesaikan pembangunan sejumlah PSN yang belum rampung dibangun pada 2017 untuk dituntaskan pada tahun ini.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:51 WIB

KPK panggil Bupati Jepara terkait kasus suap

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:25 WIB

Mantan diplomat Kanada dikabarkan ditahan di China

Senin, 10 Desember 2018 - 10:28 WIB

IHSG alami tekanan searah bursa Asia

Minggu, 09 Desember 2018 - 21:53 WIB

Kapolri: Separuh polisi belum punya rumah

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com