Kamis, 19 Juli 2018 | 20:29 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Menteri Nasir: Idealnya penelitian terpusat

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. Sumber foto: https://bit.ly/2qAHpP8
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. Sumber foto: https://bit.ly/2qAHpP8
<p>Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan idealnya ada satu lembaga yang menaungi penelitian atau dengan kata lain terpusat.</p><p>"Saat ini, dana riset tersebut ada Rp24,9 triliiun, namun dana tersebut tersebar di sejumlah kementerian dan lembaga," ujar Menristekdikti usai penandatanganan kerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kemenpan RB di Jakarta, Senin (16/4).</p><p>Menurut dia, dengan banyaknya dana riset yang tersebar di sejumlah kementerian dan lembaga justru membuat penelitian tersebut tidak efektif dan efesien. Selain itu juga kerap terjadi penelitian yang sama. "Kami usul agar dilakukan desentralistik karena akan menjadi lebih baik, penelitian disesuai dengan kebutuhan dan lembaga. Kalau ini dilakukan, maka akan terjadi efesiensi yang cukup besar."</p><p>Di sejumlah negara, lanjut Menristekdikti,seperti di Inggris, Korea Selatan maupun Tiongkok, penelitian dilakukan secara terpusat. Untuk itu, dia berharap ke depan penelitian di Tanah Air dikelola oleh satu kementerian atau lembaga.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Kementerian BUMN, Kemenpan RB, dan Kemristekdikti melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU menuju pemerintahan berkelas dunia dan juga hilirisasi hasil riset. Kemristekditi juga menyatakan komitmennya untuk merencanakan dan mendorong hilirisasi hasil invensi dan inovasi lembaga Litbang atau perguruan tinggi untuk dimanfaatkan oleh BUMN.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Menlu verifikasi WNI terduga teroris di Malaysia

Bencana Alam | 19 Juli 2018 - 20:18 WIB

Malang diguncang gempa 5,8 SR

Asia Pasific | 19 Juli 2018 - 20:09 WIB

Polisi Malaysia tangkap tujuh teroris berisi tiga WNI

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 19:57 WIB

INKA siap tingkatkan produksi LRT

Sosbud | 19 Juli 2018 - 19:49 WIB

Kejatisu-IAD lakukan baksos bersama anak panti asuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com