Indonesia tawarkan transfer teknologi kereta api ke Senegal
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2H7EGab
<p>Indonesia menawarkan transfer teknologi kepada Senegal mendukung pelaksanaan proyek kereta api angkutan barang di negara Afrika dan Indonesia akan membantu mempromosikan memungkinkan Senegal memiliki alat dan keterampilan diperlukan dalam bidang operasi dan pemeliharaan kereta api jenis angkutan barang.</p><p>Duta Besar RI Dakar, Mansyur Pangeran kepada Antara London, Selasa (17/4) mengatakan minat Senegal terhadap industri perkeretaapian Indonesia sangat tinggi. Saat ini Senegal sedang dalam proses menghidupkan kembali moda transportasi kereta api yang dulu pernah ada diyakini akan dapat meningkatkan efisiensi dan berkontribusi pada pendapatan negara.</p><p>Indonesia perlu secara cepat mengambil peluang investasi ini sebelum diambil negara-negara lain, ujarnya menambahkan Senegal sedang mengembangkan dua jenis moda transportasi kereta api, yaitu kereta api cepat atau disebut "Train Express Regional" (TER) dan kereta api angkutan barang sepanjang 1.500 km. Proyek kereta api angkutan barang sebagai "logistic hub" untuk mengangkut barang-barang hasil tambang, pertanian, makanan dan memperlancar arus sirkulasi barang.</p><p>Menteri Urusan Pengembangan Jaringan Perkeretaapian Nasional Senegal, Ndene Sall, ketika bertemu dengan Presiden Direktur PT. INKA, Budi Noviantoro, di Madiun akhir pekan lalu mengatakan Senegal berharap Indonesia dapat berkontribusi membantu meningkatkan tingkat pengetahuan dan keterampilan di sektor perkeretaapian, serta berbagai protokol yang diperlukan memulai operasi dan pemeliharaannya.</p><p>Dubes Mansyur mengatakan pelatihan sumber daya manusia melalui transfer teknologi adalah prioritas untuk keberhasilan pelaksanaan proyek kereta api angkutan barang di Senegal.</p><p>Budi Noviantoro mengatakan PT. INKA akan memberikan program pelatihan pemeliharaan kereta kepada Senegal dengan biaya sepenuhnya dari PT. INKA. Sebagai langkah awal sebagaimana diutarakan Ndene Sall, Senegal akan membeli 10 lokomotif kereta api melalui pihak ketiga yang diestimasikan tiba di Senegal pada awal tahun 2019. Ndene Sall menyampaikan pihaknya akan menyampaikan spesifikasi teknis terkait dengan ukuran rel dan kereta api sesuai spesifikasi diperlukan. (Ant)</p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga beras medium di seluruh w...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Bertempat di kantor Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di bilangan Medan Merdeka Selatan, Jakar...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meminta Provinsi Bangka Belitung (Babel) melakukan ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Pemerintah dan Bank Indonesia mempertimbangkan untuk menurunkan batas transaksi uang kartal...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p> Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melepas keberangkatan truk-truk pembawa 24 ton ber...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membeberkan tiga kunci utama yang perlu dilakukan o...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/4), ditutup menguat sebes...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Nilanto Perbowo mengatakan, b...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (19/4) sore, bergerak me...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam, anggota holding industri pertambangan melalui Unit ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)