Rabu, 26 September 2018 | 16:45 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

/

Razia dua rutan Surabaya, ratusan benda ilegal disita

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2qHTWQj
Sumber Foto: https://bit.ly/2qHTWQj
<p>Sebanyak 75 petugas melakukan razia di dua rumah tahanan (rutan) yakni Rutan Kelas I Surabaya dan Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya, di Medaeng Sidoarjo, dalam rangka Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-54, Senin (16/4) malam.</p><p>Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas I Surabaya Mahendra Sulaksana mengatakan, selama kurang lebih satu jam razia, ratusan benda ilegal diamankan petugas mulai dari kabel, garpu, pamanas air, gunting, gergaji hingga obat berlabel biru dan merah (keras). Hasil yang hampir sama juga terlihat di Rutan Perempuan.</p><p>"Kami hanya mengijinkan obat yang disediakan klinik. Selain itu, meski obat-obatan ini tergolong legal di pasaran, namun kerap disalahgunakan," ucapnya.</p><p>Pada kesempatan yang sama, Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Bambang Haryanto mengatakan, penggeledahan sengaja dilakukan pada malam hari supaya suasana lebih kondusif. "Apalagi, sasaran malam ini adalah blok F, tempat 129 tahanan khusus narkoba. Karena kalau siang, masih ada yang harus ikut sidang. Sementara itu, tim kedua menggeledah blok khusus perempuan," katanya di Sidoarjo.</p><p>Selain itu, kata dia, kondisi rutan yang penuh sesak membuat petugas harus hati-hati karena saat ini, jumlah penghuni sudah lebih dari 2.700 tahanan dan narapidana. "Jika terlalu arogan dikhawatirkan akan menimbulkan gesekan antara penghuni dan petugas," ucapnya.</p><p>Untuk itu, ia minta digunakan pendekatan yang manusiawi agar tidak menimbulkan gejolak. "Karena jika sampai terjadi, akibatnya akan fatal. Meskipun sifatnya penertiban, petugas tidak boleh arogan," katanya.</p><p>Ia menambahkan, pelaksanaan razia ini diberitahukan beberapa menit sebelum dilaksanakan dengan tujuan supaya tidak bocor. "Blok mana yang akan dirazia, baru diberitahu saat apel beberapa menit menjelang razia dilakukan. Sengaja kami bagi dua tim, agar cepat," ujarnya. (Anrt)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 16:36 WIB

Keluarga Gus Dur dukung Jokowi-Ma`ruf Amin

Megapolitan | 26 September 2018 - 16:26 WIB

Kader Golkar desak musdalub

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 16:09 WIB

Gaji empat legislator Kabupaten Bekasi dihentikan

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 15:57 WIB

Mendagri tunggu rekomendasi Bawaslu terkait Bupati Pesisir Selatan

Aktual Dalam Negeri | 26 September 2018 - 15:46 WIB

Pelaku pungli CPNS harus ditindak tegas

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com