Kamis, 19 Juli 2018 | 20:45 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

KAI Cirebon tutup 40 perlintasan liar

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2JOlqMR
Sumber Foto: https://bit.ly/2JOlqMR
<p>PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon, Jawa Barat, menjelang angkutan Lebaran 2018 telah menutup sebanyak 40 perlintasan liar tanpa penjagaan yang membahayakan bagi perjalanan dan masyarakat sekitar.</p><p>"Kami menutup perlintasan sebidang yang tidak ada penjagaannya dan juga cikal bakal munculnya perlintasan liar di sepanjang jalur kereta Daop 3 Cirebon," kata Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro melalui pesan singkat di Cirebon, Selasa (17/4).</p><p>Menurutnya, ada sebanyak 40 perlintasan sebidang liar yang terbentang mulai dari Stasiun Tanjung Rasa, Stasiun Prupuk dan Stasiun Brebes yang telah berhasil dilakukan penutupan.</p><p>Penutupan perlintasan sebidang yang kurang dari 2 meter tanpa penjagaan itu, salah satu upaya KAI dalam memberikan kenyamanan dan juga kemanan serta keselamatan bagi penumpang maupun masyarakat sekitar. "Terutama selama masa mudik Lebaran 2018, karena KA yang melintas lebih banyak dari hari biasa dan itu tentu membahayakan apabila perlintasan sebidang masih ada," ujarnya.</p><p>Kris mengatakan perlintasan sebidang di Daop 3 Cirebon baik ilegal maupun resmi tercatat sebanyak 198 perlintasan, yang tidak terjaga sebanyak 117 perlintasan. Untuk itu KAI menargetkan, seluruh perlintasan yang tidak terjaga bisa ditutup secepatnya untuk memberikan keselamatan. "Tentunya kami menargetkan semuanya harus tertutup, karena perlintasan resmi yang terjaga baru sebanyak 81," tuturnya.</p><p>Perlintasan tidak terjaga kata Kris, merupakan titik potensi rawan kecelakaan antara KA dengan pengguna jalan, karena disitu merupakan titik perpotongan antara jalur KA dengan jalan raya. "Data yang kita terima di tahun 2018 sampai bulan April sebanyak 7 kasus kecelakaan di perlintasan sebidang liar, sementara tahun lalu sebanyak 14 kasus. Tentu kita tidak ingin angka kecelakaan ini meningkat lagi," kata Kris. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:39 WIB

Menteri PPN/Bappenas soroti rokok pembentuk garis kemiskinan

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Menlu verifikasi WNI terduga teroris di Malaysia

Bencana Alam | 19 Juli 2018 - 20:18 WIB

Malang diguncang gempa 5,8 SR

Asia Pasific | 19 Juli 2018 - 20:09 WIB

Polisi Malaysia tangkap tujuh teroris berisi tiga WNI

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 19:57 WIB

INKA siap tingkatkan produksi LRT

Sosbud | 19 Juli 2018 - 19:49 WIB

Kejatisu-IAD lakukan baksos bersama anak panti asuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com