Minggu, 16 Desember 2018 | 02:44 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Menkeu: Pembiayaan utang triwulan I-2018 terkendali

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Dewi Rusiana    |    Editor : Administrator
Menkeu Sri Mulyani. Sumber foto: https://bit.ly/2HD7rsf
Menkeu Sri Mulyani. Sumber foto: https://bit.ly/2HD7rsf
<p>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pembiayaan utang pada triwulan I-2018 relatif terkendali, yaitu mencapai Rp148,2 triliun atau 37,1 persen dari target Rp399,2 triliun.</p><p>"Ini penurunan drastis untuk pembiayaan utang yaitu tumbuh negatif 21 persen dari periode sama tahun lalu," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers realisasi APBN triwulan I-2018, di Jakarta, Senin (16/4).</p><p>Sri Mulyani mengatakan, pembiayaan utang ini lebih rendah dari realisasi pada triwulan I-2017 sebesar Rp187,9 triliun karena pemerintah mulai mengelola APBN secara "prudent" dan berhati-hati.</p><p>"Jadi kita menjaga utang secara sangat berhati-hati dan tidak ugal-ugalan," katanya.</p><p>Ia menambahkan, pembiayaan utang ini didukung oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang pada periode ini telah mencapai Rp143,8 triliun atau 34,7 persen dari target Rp414,5 triliun</p><p>Setelah semester I-2018, rasio utang tersebut diproyeksikan akan menurun seiring dengan meningkatnya PDB yang pada Maret 2018 diasumsikan mencapai Rp13.891,15 triliun. (Ant) </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pembiayaan utang pada triwulan I-2018 relatif terkendali, yaitu mencapai Rp148,2 triliun atau 37,1 persen dari target Rp399,2 triliun.</p><p>"Ini penurunan drastis untuk pembiayaan utang yaitu tumbuh negatif 21 persen dari periode sama tahun lalu," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers realisasi APBN triwulan I-2018, di Jakarta, Senin (16/4).</p><p>Sri Mulyani mengatakan, pembiayaan utang ini lebih rendah dari realisasi pada triwulan I-2017 sebesar Rp187,9 triliun karena pemerintah mulai mengelola APBN secara "prudent" dan berhati-hati.</p><p>"Jadi kita menjaga utang secara sangat berhati-hati dan tidak ugal-ugalan," katanya.</p><p>Ia menambahkan, pembiayaan utang ini didukung oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang pada periode ini telah mencapai Rp143,8 triliun atau 34,7 persen dari target Rp414,5 triliun</p><p>Setelah semester I-2018, rasio utang tersebut diproyeksikan akan menurun seiring dengan meningkatnya PDB yang pada Maret 2018 diasumsikan mencapai Rp13.891,15 triliun. (Ant) </p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com