Minggu, 16 Desember 2018 | 02:46 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

China tambah kepemilikan surat utang AS pada Februari

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2IXPFj5
Sumber Foto: https://bit.ly/2IXPFj5
<p>China menambah kepemilikannya atas surat utang pemerintah AS pada Februari, setelah jatuh ke level terendah enam bulan pada Januari.</p><p>China menaikkan kepemilikan surat utang pemerintah AS sebesar 8,5 miliar dolar AS menjadi 1,1767 triliun dolar AS pada Februari, kata Departemen Keuangan AS, Senin (16/4). China tetap menjadi pemegang obligasi pemerintah AS terbesar.</p><p>Jepang, pemegang surat utang (obligasi) pemerintah AS terbesar kedua, memangkas kepemilikannya sebesar 6,3 miliar dolar AS menjadi 1,0595 triliun dolar AS dalam sebulan. Pada akhir Februari, keseluruhan kepemilikan asing atas surat utang pemerintah AS naik menjadi 6,2916 triliun dolar AS.</p><p>Ketika Presiden AS Donald Trump mengambil sikap keras terhadap perdagangan China, para investor terus mengawasi kepemilikan China atas surat utang AS. Menanggapi kekhawatiran pasar bahwa China akan mengurangi kepemilikan surat utang AS sebagai tindakan balasan terhadap tindakan tarif AS pada produk-produk China, Wakil Menteri Keuangan Zhu Guangyao mengatakan awal bulan ini bahwa China adalah investor yang bertanggung jawab dan menghormati aturan pasar modal internasional.</p><p>"China mengelola cadangan devisanya melalui operasi pasar sesuai dengan aturan pasar, prinsip-prinsip pasar khusus dan prinsip-prinsip investasi yang terdiversifikasi," katanya, mengutip pernyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri Li Keqiang mengenai manajemen cadangan devisa pada bulan lalu. Cadangan devisa China naik menjadi 3,1428 triliun dolar AS pada akhir Maret, menurut data dari bank sentral Tiongkok, People`s Bank of China (PBoC), demikian seperti dilaporkan Xinhua. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>China menambah kepemilikannya atas surat utang pemerintah AS pada Februari, setelah jatuh ke level terendah enam bulan pada Januari.</p><p>China menaikkan kepemilikan surat utang pemerintah AS sebesar 8,5 miliar dolar AS menjadi 1,1767 triliun dolar AS pada Februari, kata Departemen Keuangan AS, Senin (16/4). China tetap menjadi pemegang obligasi pemerintah AS terbesar.</p><p>Jepang, pemegang surat utang (obligasi) pemerintah AS terbesar kedua, memangkas kepemilikannya sebesar 6,3 miliar dolar AS menjadi 1,0595 triliun dolar AS dalam sebulan. Pada akhir Februari, keseluruhan kepemilikan asing atas surat utang pemerintah AS naik menjadi 6,2916 triliun dolar AS.</p><p>Ketika Presiden AS Donald Trump mengambil sikap keras terhadap perdagangan China, para investor terus mengawasi kepemilikan China atas surat utang AS. Menanggapi kekhawatiran pasar bahwa China akan mengurangi kepemilikan surat utang AS sebagai tindakan balasan terhadap tindakan tarif AS pada produk-produk China, Wakil Menteri Keuangan Zhu Guangyao mengatakan awal bulan ini bahwa China adalah investor yang bertanggung jawab dan menghormati aturan pasar modal internasional.</p><p>"China mengelola cadangan devisanya melalui operasi pasar sesuai dengan aturan pasar, prinsip-prinsip pasar khusus dan prinsip-prinsip investasi yang terdiversifikasi," katanya, mengutip pernyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri Li Keqiang mengenai manajemen cadangan devisa pada bulan lalu. Cadangan devisa China naik menjadi 3,1428 triliun dolar AS pada akhir Maret, menurut data dari bank sentral Tiongkok, People`s Bank of China (PBoC), demikian seperti dilaporkan Xinhua. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com