Kamis, 19 Juli 2018 | 20:41 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Polisi tangkap pembobol rekening nasabah Bank BRI

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
<p>Polres Nias berhasil menangkap dua pelaku pembobol uang nasabah di Bank BRI kas Lotu yang terletak di Jalan Gunungsitoli-Lahewa km 42, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara.</p><p>"Kedua pelaku MZ (23) warga Desa Botolakha, Kabupaten Nias Utara dan SZ (29) warga Desa Sihare'o, Kota Gunungsitoli kini ditahan di Mapolres Nias," kata Kapolres Nias AKBP Erwin Horja H Sinaga, Selasa (17/4).</p><p>Ia mengatakan, kedua pelaku melakukan aksinya dengan cara memalsukan sejumlah surat agar bisa menguras uang nasabah atas nama Atinila Zalukhu (32) di Bank BRI Kas Lotu.&nbsp;Tersangka SZ, wanita yang bekerja sebagai wiraswasta berpura-pura menjadi Atinila Zalukhu melapor ke Polres Nias telah kehilangan buku tabungan dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM).</p><p>SZ dibantu MZ yang bekerja di PT Prudencial Asurance sebelumnya telah mengurus surat keterangan kartu tanda penduduk di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Nias Utara untuk meyakinkan pihak bank.&nbsp;"Pihak Bank BRI Kas Lotu menerbitkan buku tabungan dan ATM baru atas nama Atinila Zalukhu warga Desa LukhuLase, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara, dan diserahkan kepada SZ yang menyaru sebagai korban," terang Kapolres Nias.</p><p>Lalu tabungan korban sebesar Rp808 juta ditarik tunai pada tanggal 21 dan 22 Maret 2018 oleh pelaku. Setelah mengetahui isi tabungannya raib, korban melapor ke Mapolres Nias pada tanggal 23 Maret 2018 dengan nomor laporan Polisi LP/75/III/2018/NS.&nbsp;Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap MZ pada tanggal 30 Maret 2018, dan tersangka SZ menyerahkan diri pada tanggal 4 April 2018.</p><p>Kepada Polisi, kedua pelaku mengaku jika tujuan mereka memalsukan data dan menguras tabungan korban karena ingin membantu korban.&nbsp;Mereka ingin menyerahkan langsung uang asuransi kematian suami korban secara tunai kepada korban, karena menurut pelaku korban telah pergi merantau.&nbsp;</p><p>Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (4) subsider 362 atau Pasal 263, atau pasal 378 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:39 WIB

Menteri PPN/Bappenas soroti rokok pembentuk garis kemiskinan

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Menlu verifikasi WNI terduga teroris di Malaysia

Bencana Alam | 19 Juli 2018 - 20:18 WIB

Malang diguncang gempa 5,8 SR

Asia Pasific | 19 Juli 2018 - 20:09 WIB

Polisi Malaysia tangkap tujuh teroris berisi tiga WNI

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 19:57 WIB

INKA siap tingkatkan produksi LRT

Sosbud | 19 Juli 2018 - 19:49 WIB

Kejatisu-IAD lakukan baksos bersama anak panti asuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com