Minggu, 16 Desember 2018 | 02:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Kemenhub minta perbaiki kualitas publikasi informasi aeronautika

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2qFzZt9
Sumber foto: https://bit.ly/2qFzZt9
<p>Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso meminta operator untuk memperbaiki kualitas publikasi informasi aeronautika untuk menjamin keselamatan penerbangan.</p><p>Masalah navigasi penerbangan bukan hanya domain dari Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan/ AirNav Indonesia saja, namun juga pengelola serta otoritas bandara udara dan regulator penerbangan yang lain, katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (17/4).</p><p>Agus mengatakan navigasi penerbangan mungkin tidak banyak diketahui oleh penumpang karena tidak berhubungan langsung dengan kegiatan penumpang saat hendak naik pesawat terbang.</p><p>Namun, dia menegaskan sesungguhnya navigasi penerbangan sangat berpengaruh sekali dalam operasional penerbangan. "Tanpa navigasi penerbangan, ada kemungkinan penerbangan komersial tidak akan terlaksana. Karena navigasi penerbangan inilah yang menjamin keselamatan, keteraturan dan efisiensi sebuah penerbangan sipil," katanya.</p><p>Dia menuturkan navigasi penerbangan bisa terlaksana dengan baik jika tersedia informasi aeronautika yang cukup, akurat, terkini dan tepat waktu. Informasi aeronautika ini misalnya terkait kondisi bandar udara beserta peralatan navigasinya atau catatan buat semua personil penerbangan (notice to airman/notam).</p><p>Notam biasanya dikeluarkan jika ada hal-hal yang bisa mengganggu keselamatan penerbangan seperti misalnya landasan pacu yang rusak atau tergenang air, adanya gunung meletus yang semburan abunya mengganggu area terbang pesawat, penggunaan wilayah tertentu untuk latihan militer dan sebagainya. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso meminta operator untuk memperbaiki kualitas publikasi informasi aeronautika untuk menjamin keselamatan penerbangan.</p><p>Masalah navigasi penerbangan bukan hanya domain dari Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan/ AirNav Indonesia saja, namun juga pengelola serta otoritas bandara udara dan regulator penerbangan yang lain, katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (17/4).</p><p>Agus mengatakan navigasi penerbangan mungkin tidak banyak diketahui oleh penumpang karena tidak berhubungan langsung dengan kegiatan penumpang saat hendak naik pesawat terbang.</p><p>Namun, dia menegaskan sesungguhnya navigasi penerbangan sangat berpengaruh sekali dalam operasional penerbangan. "Tanpa navigasi penerbangan, ada kemungkinan penerbangan komersial tidak akan terlaksana. Karena navigasi penerbangan inilah yang menjamin keselamatan, keteraturan dan efisiensi sebuah penerbangan sipil," katanya.</p><p>Dia menuturkan navigasi penerbangan bisa terlaksana dengan baik jika tersedia informasi aeronautika yang cukup, akurat, terkini dan tepat waktu. Informasi aeronautika ini misalnya terkait kondisi bandar udara beserta peralatan navigasinya atau catatan buat semua personil penerbangan (notice to airman/notam).</p><p>Notam biasanya dikeluarkan jika ada hal-hal yang bisa mengganggu keselamatan penerbangan seperti misalnya landasan pacu yang rusak atau tergenang air, adanya gunung meletus yang semburan abunya mengganggu area terbang pesawat, penggunaan wilayah tertentu untuk latihan militer dan sebagainya. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com