Jumat, 20 April 2018

Petani diingatkan waspadai peredaran bibit sawit ilegal

Selasa, 17 April 2018 12:36

Sumber foto: https://bit.ly/2JOk3gS Sumber foto: https://bit.ly/2JOk3gS
Ayo berbagi!

Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan seluruh petani di daerah itu untuk mewaspadai peredaraan bibit kelapa sawit ilegal.

"Saya mengingatkan seluruh petani agar mewaspadai peredaraan bibit kelapa sawit yang ilegal karena jenis kelapa sawit yang tidak jelas pembenihannya akan berdampak pada rendahnya produksi panen," kata Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Subhan di Sungailiat, Selasa (17/4).

Ciri-ciri umum pada bibit kelapa sawit ilegal yang berdampak pada hasil produksi panen yang rendah antara lain, memiliki serabut yang tipis, cangkang kelapa yang tebal dan buahnya dalam cangkang kecil.

Serabut kelapa sawit sebagai bahan utama membuat minyak sawit mentah (CPO) dari hasil bibit yang ilegal hanya mampu memproduksi hasil panen sebanyak 20 ton per hektar per tahunnya. Sedangkan hasil produksi dari hasil bibit kelapa sawit berkualitas baik lanjut dia, mampu memproduksi 35 ton per hektar per tahun.

Pihaknya berjanji bersedia membantu petani untuk mendapatkan bibit kelapa sawit berkualitas baik dengan ukuran kecambah.

"Saya mengakui ada sejumlah petani yang menanam kelapa sawit kualitas rendah karena dimungkinkan belum mengetahui untuk memilih jenis bibit kelapa sawit yang berkualitas baik," jelasnya. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar