Minggu, 16 Desember 2018 | 02:41 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Menteri Rini Soemarno ingin petambak udang Muara Gembong sejahtera

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
Menteri BUMN Rini Soemarno. Sumber foto: https://bit.ly/2HGnHZR
Menteri BUMN Rini Soemarno. Sumber foto: https://bit.ly/2HGnHZR
<p>Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau tambak udang di kawasan Perhutanan Sosial Muara Gembong di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Selasa (17/4), untuk memastikan optimalisasi pemanfaatan lahan hutan negara bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.</p><p>Dalam kunjungan ini, Menteri Rini melakukan penebaran benih udang di area tambak nelayan untuk memastikan lahan tambak telah siap digarap dan dikelola, serta memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat setempat.</p><p>Secara simbolis, 600.000 benih udang ditaburkan di area tambak Cluster I pada petak 2B dan 3A dengan jenis udang adalah udang vanname.&nbsp;"Saya ingin memastikan bahwa lahan hutan negara yang telah diberikan betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemerintah juga terus menjamin bahwa pengawasan dari pelaksanaan program-program yang dijalankan terus dilakukan dan benar-benar membawa manfaat bagi perekonomian masyarakat," kata Rini.</p><p>Selain memberikan bantuan benih dan bibit udang ke petani penggarap, dukungan bagi pelaksanaan program hutan sosial di Muara Gembong juga dilakukan dengan program revitalisasi lahan tambak dan perbaikan infrastruktur pendukung di area tambak.</p><p>Revitalisasi dilakukan sejalan dengan kendala cuaca dan banjir yang mengganggu kelangsungan hidup benih udang. Salah satunya dengan melakukan penanaman tanaman mangrove sebanyak 8.250 pohon dan perbaikan-perbaikan infrastruktur pendukung di area tambak.</p><p>Perbaikan infrastruktur yang dilakukan antara lain melalui perbaikan dan pengerasan jalan, pengadaan dan instalasi jaringan listrik, serta pengadaan infrastruktur pendukung tambak seperti pembangunan saung, menara pantau , kincir air fishery, pompa air, genset, rumah genset dan tempat penampungan hasil tambak.</p><p>"Semoga berbagai perbaikan dan revitalisasi yang dilakukan bisa memberiakan solusi dan manfaat bagi petani untuk kelangsungan kegiatan di area tambak. Pelatihan dan pendampingan bagi petani tambak juga penting dilakukan agar program ini terus berlangsung dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," tegas Rini. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau tambak udang di kawasan Perhutanan Sosial Muara Gembong di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Selasa (17/4), untuk memastikan optimalisasi pemanfaatan lahan hutan negara bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.</p><p>Dalam kunjungan ini, Menteri Rini melakukan penebaran benih udang di area tambak nelayan untuk memastikan lahan tambak telah siap digarap dan dikelola, serta memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat setempat.</p><p>Secara simbolis, 600.000 benih udang ditaburkan di area tambak Cluster I pada petak 2B dan 3A dengan jenis udang adalah udang vanname.&nbsp;"Saya ingin memastikan bahwa lahan hutan negara yang telah diberikan betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemerintah juga terus menjamin bahwa pengawasan dari pelaksanaan program-program yang dijalankan terus dilakukan dan benar-benar membawa manfaat bagi perekonomian masyarakat," kata Rini.</p><p>Selain memberikan bantuan benih dan bibit udang ke petani penggarap, dukungan bagi pelaksanaan program hutan sosial di Muara Gembong juga dilakukan dengan program revitalisasi lahan tambak dan perbaikan infrastruktur pendukung di area tambak.</p><p>Revitalisasi dilakukan sejalan dengan kendala cuaca dan banjir yang mengganggu kelangsungan hidup benih udang. Salah satunya dengan melakukan penanaman tanaman mangrove sebanyak 8.250 pohon dan perbaikan-perbaikan infrastruktur pendukung di area tambak.</p><p>Perbaikan infrastruktur yang dilakukan antara lain melalui perbaikan dan pengerasan jalan, pengadaan dan instalasi jaringan listrik, serta pengadaan infrastruktur pendukung tambak seperti pembangunan saung, menara pantau , kincir air fishery, pompa air, genset, rumah genset dan tempat penampungan hasil tambak.</p><p>"Semoga berbagai perbaikan dan revitalisasi yang dilakukan bisa memberiakan solusi dan manfaat bagi petani untuk kelangsungan kegiatan di area tambak. Pelatihan dan pendampingan bagi petani tambak juga penting dilakukan agar program ini terus berlangsung dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," tegas Rini. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com