Jumat, 20 April 2018

Kemenperin dongkrak tingkat inovasi Indonesia

Selasa, 17 April 2018 13:20

Sumber Foto: https://bit.ly/2qCOQEN Sumber Foto: https://bit.ly/2qCOQEN
Ayo berbagi!

Menteri Perindustrian Airlangga menyampaikan salah satu pendorong keberhasilan dalam upaya mengimplementasikan Industri 4.0 adalah inovasi. Saat ini, tingkat inovasi Indonesia masih berada pada level 0.3 persen, sedangkan agar bisa unggul dalam bersaing dibutuhkan tingkat inovasi 2 persen.

"Ini akan ditingkatkan dengan cara memperkuat peran perguruan tinggi. Dari sanalah diharapkan tercipta inovasi yang akan mendorong efektivitas industri," kata Airlangga melalui keterangannya di Jakarta, Selasa (17/4).

Menurut Airlangga, faktor inovasi menjadi penting dalam rangka memaksimalkan nilai tambah pada setiap tahapan rantai industri. Langkah lain yang juga penting diupayakan adalah produktivitas pekerja. Hal ini akan dibenahi dengan meningkatkan program pendidikan vokasi. "Industri 4.0 akan membuat kontribusi manufaktur akan mencapai 25 persen pada tahun 2030 dan menyumbangkan peningkatan pertumbuhan hingga 1 s.d. 2 persen," katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara bahwa Pemerintah mendorong kegiatan program vokasi oleh industri dengan memberikan insentif penggurangan pajak hingga 300 persen.

Ngakan menambahkan bahwa inovasi juga menjadi penting dilakukan melalui kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang). Industri yang melakukan litbang, kata dia, akan mendapat insentif berupa penggurangan pajak hingga 200 persen 300 persen. (Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-AnJ

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar