Minggu, 16 Desember 2018 | 02:40 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Bappenas: Manufaktur tidak bisa dipandang remeh

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto: https://bit.ly/2EnnKal
Sumber Foto: https://bit.ly/2EnnKal
<p>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan sektor industri manufaktur tidak bisa dipandang remeh apabila Indonesia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 6,5 persen.</p><p>Dalam dialog antara Bappenas dan Badan Kerja Sama Internasional Jepang (Japan International Cooperation Agency/JICA) di Jakarta, Selasa, Bambang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi potensial Indonesia saat ini hanya 5,5 persen.</p><p>Hal tersebut berarti ekonomi Indonesia maksimum hanya dapat tumbuh 5,5 persen dalam kondisi daya saing dan iklim bisnis sekarang. Ketergantungan pada kinerja ekspor sumber daya alam (SDA) akan mempersulit upaya menembus pertumbuhan ekonomi potensial tersebut.</p><p>"Menurut analisis kami, pertumbuhan ekonomi 5,5 persen tidak cukup untuk mengurangi kemiskinan, memperbaiki kesenjangan, dan mengurangi pengangguran. Yang harus didorong sebagai prioritas adalah sektor manufaktur," kata Bambang.</p><p>Ia mengungkapkan bahwa faktor yang membuat pertumbuhan ekonomi potensial Indonesia hanya di kisaran 5,5 persen adalah peran dari sektor manufaktur belum terlalu besar. Perbaikan menyeluruh di sektor manufaktur menjadi syarat untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi potensial di Indonesia melebihi 5,5 persen. "Kalau tidak melakukan apa-apa atau mengikuti kondisi sekarang, pertumbuhannya sulit mencapai 5,5 persen. Kalau ada terobosan di industri manufaktur, ada kemungkinan tambahan 1 persen," kata dia. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan sektor industri manufaktur tidak bisa dipandang remeh apabila Indonesia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 6,5 persen.</p><p>Dalam dialog antara Bappenas dan Badan Kerja Sama Internasional Jepang (Japan International Cooperation Agency/JICA) di Jakarta, Selasa, Bambang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi potensial Indonesia saat ini hanya 5,5 persen.</p><p>Hal tersebut berarti ekonomi Indonesia maksimum hanya dapat tumbuh 5,5 persen dalam kondisi daya saing dan iklim bisnis sekarang. Ketergantungan pada kinerja ekspor sumber daya alam (SDA) akan mempersulit upaya menembus pertumbuhan ekonomi potensial tersebut.</p><p>"Menurut analisis kami, pertumbuhan ekonomi 5,5 persen tidak cukup untuk mengurangi kemiskinan, memperbaiki kesenjangan, dan mengurangi pengangguran. Yang harus didorong sebagai prioritas adalah sektor manufaktur," kata Bambang.</p><p>Ia mengungkapkan bahwa faktor yang membuat pertumbuhan ekonomi potensial Indonesia hanya di kisaran 5,5 persen adalah peran dari sektor manufaktur belum terlalu besar. Perbaikan menyeluruh di sektor manufaktur menjadi syarat untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi potensial di Indonesia melebihi 5,5 persen. "Kalau tidak melakukan apa-apa atau mengikuti kondisi sekarang, pertumbuhannya sulit mencapai 5,5 persen. Kalau ada terobosan di industri manufaktur, ada kemungkinan tambahan 1 persen," kata dia. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com