Kamis, 19 Juli 2018 | 20:35 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Kejari Medan terima SPDP kasus penganiayaan eks pemain Timnas

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: Amsal/Radio Elshinta
Sumber foto: Amsal/Radio Elshinta
<p>Kejari Medan telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus penganiayaan yang dilakukan Andika Yudhistria Lubis, eks pemain Timnas Sepakbola Indonesia terhadap seorang wanita di Medan.</p><p>Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Parada Situmorang Kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, Amsal, Selasa (17/4) mengatakan, SPDP itu baru mereka terima pada tanggal 31 Maret 2018 kemarin. Kejari Medan juga sudah menunjuk Jaksa Patricia untuk meneliti berkas tersebut sembari menyebutkan ada waktu 60 hari untuk melimpahkan berkas perkara ke Kejari Medan.</p><p>Sekedar diketahui, mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Andika Yudhistira Lubis diringkus polisi karena diduga telah menganiaya dan mencoba memperkosa seorang gadis berinisial ABS.</p><p>Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Besar Medan, AKBP Putu Yuda Prawira, pesepakbola berusia 31 tahun ini diringkus saat melatih sepakbola di BSD Pantai Rambung, Kecamatan Mariendal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu 23 Maret 2018. Berdasarkan hasil penyelidikan, gadis berusia 26 tahun itu nyaris diperkosa oleh Andika, saat keduanya melakukan pertemuan usai berkenalan pada Sabtu 17 Maret 2018.</p><p>Mantan striker Timnas di SEA Games 2009 ini, mencoba memperkosa ABS di dalam mobil Toyota Avanza yang dikemudikannya. Tapi, Andika gagal memperkosa ABS, sebab korban mempertahankan diri kemudian memukuli dan membuangnya di tepi Jalan Seksama Medan. Saat ini mantan pemain PSMS Medan sudah dijebloskan ke ruang tahanan Mapolrestabes Medan.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan. </p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Menlu verifikasi WNI terduga teroris di Malaysia

Bencana Alam | 19 Juli 2018 - 20:18 WIB

Malang diguncang gempa 5,8 SR

Asia Pasific | 19 Juli 2018 - 20:09 WIB

Polisi Malaysia tangkap tujuh teroris berisi tiga WNI

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 19:57 WIB

INKA siap tingkatkan produksi LRT

Sosbud | 19 Juli 2018 - 19:49 WIB

Kejatisu-IAD lakukan baksos bersama anak panti asuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com