Kejari Medan terima SPDP kasus penganiayaan eks pemain Timnas
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: Amsal/Radio Elshinta
<p>Kejari Medan telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus penganiayaan yang dilakukan Andika Yudhistria Lubis, eks pemain Timnas Sepakbola Indonesia terhadap seorang wanita di Medan.</p><p>Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Parada Situmorang Kepada wartawan termasuk Kontributor Elshinta, Amsal, Selasa (17/4) mengatakan, SPDP itu baru mereka terima pada tanggal 31 Maret 2018 kemarin. Kejari Medan juga sudah menunjuk Jaksa Patricia untuk meneliti berkas tersebut sembari menyebutkan ada waktu 60 hari untuk melimpahkan berkas perkara ke Kejari Medan.</p><p>Sekedar diketahui, mantan pemain Tim Nasional Indonesia, Andika Yudhistira Lubis diringkus polisi karena diduga telah menganiaya dan mencoba memperkosa seorang gadis berinisial ABS.</p><p>Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Besar Medan, AKBP Putu Yuda Prawira, pesepakbola berusia 31 tahun ini diringkus saat melatih sepakbola di BSD Pantai Rambung, Kecamatan Mariendal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu 23 Maret 2018. Berdasarkan hasil penyelidikan, gadis berusia 26 tahun itu nyaris diperkosa oleh Andika, saat keduanya melakukan pertemuan usai berkenalan pada Sabtu 17 Maret 2018.</p><p>Mantan striker Timnas di SEA Games 2009 ini, mencoba memperkosa ABS di dalam mobil Toyota Avanza yang dikemudikannya. Tapi, Andika gagal memperkosa ABS, sebab korban mempertahankan diri kemudian memukuli dan membuangnya di tepi Jalan Seksama Medan. Saat ini mantan pemain PSMS Medan sudah dijebloskan ke ruang tahanan Mapolrestabes Medan.</p><p><br></p><p><br></p><p>Penulis: Angga Kusuma.</p><p>Editor: Sigit Kurniawan. </p>
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 20 Desember 2018 - 00:00 WIB
<P>Banjir luapan air Kali Lamong yang mengenangi 12 desa di tiga kecamatan di Kabupaten Gresik...
Senin, 19 November 2018 - 00:00 WIB
<P>Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menanggapi serius Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014...
Minggu, 22 April 2018 - 02:04 WIB
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok bikin acara unik yaitu pasar kaki lima ala betawi di ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sebanyak 16 tahanan titipan Polres Labuhanbatu melarikan diri melalui atap ruangan ukuran 7...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p> Petugas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dan Polsek Ciputat menciduk penjual minuman ker...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat, menggerebek rumah mewah yang di dalamnya terdapat gudan...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, sejak Januari sampa...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Sat Reskrim Polsek Padang Tualang meringkus tersangka penjual sabu di Dusun I Namu Unggas, ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kudus, Lilis Elya ditangkap oleh Polres Kudus, Jawa ...
Jumat, 13 April 2018 - 10:40 WIB
<p>Stasiun Geofisika Mata Ie di Aceh Besar hingga kini total memiliki tujuh sensor untuk meman...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)