Jumat, 20 April 2018

Dubes AS di Indonesia beberkan penggunaan senjata kimia di Suriah

Selasa, 17 April 2018 15:35

Dubes Amerika untuk Indonesia Joseph R. Donovan. Sumber foto: https://bit.ly/2H6RxcU Dubes Amerika untuk Indonesia Joseph R. Donovan. Sumber foto: https://bit.ly/2H6RxcU
Ayo berbagi!

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. menyatakan pemerintahnya menduga Rusia telah membantu memusnahkan bukti-bukti penggunaan zat kimia berbahaya dalam serangan militer Suriah di Kota Douma, Ghouta, pekan lalu.

Dugaan itu diperkuat oleh langkah Rusia yang melarang tim pencari fakta independen bentukan PBB dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk masuk ke Douma. "Kami sangat cemas mereka (Rusia) sudah menghilangkan bukti-bukti penggunaan senjata kimia di sana," kata Donovan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/4).

Meski demikian, Donovan mengingatkan bahwa sudah banyak video dan foto beresolusi tinggi yang menunjukkan secara nyata penderitaan warga Douma, seperti foto orang-orang dengan mulut berbusa atau video yang menunjukkan secara jelas tanda-tanda eksternal tubuh mereka.

Para dokter dan tenaga medis juga mengungkapkan telah merawat pasien yang menunjukkan gejala-gejala akibat paparan gas sarin. AS juga mengklaim memiliki bukti helikopter buatan Rusia yang dioperasikan angkatan bersenjata Suriah terlihat terbang di atas Douma saat serangan terjadi. Bom-bom drum yang dijatuhkan oleh helikopter tersebut secara rutin digunakan otoritas pimpinan Bashar al-Assad untuk melawan rakyatnya sendiri.

"Semua fakta tersebut menunjukkan bahwa insiden ini bukan berita bohong. Ini nyata adalah serangan senjata kimia yang dilakukan pemerintah Suriah terhadap rakyatnya sendiri," ujar Donovan.(Ant)

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-ank

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar