Minggu, 16 Desember 2018 | 02:42 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Dubes AS di Indonesia beberkan penggunaan senjata kimia di Suriah

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Dubes Amerika untuk Indonesia Joseph R. Donovan. Sumber foto: https://bit.ly/2H6RxcU
Dubes Amerika untuk Indonesia Joseph R. Donovan. Sumber foto: https://bit.ly/2H6RxcU
<p>Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. menyatakan pemerintahnya menduga Rusia telah membantu memusnahkan bukti-bukti penggunaan zat kimia berbahaya dalam serangan militer Suriah di Kota Douma, Ghouta, pekan lalu.</p><p>Dugaan itu diperkuat oleh langkah Rusia yang melarang tim pencari fakta independen bentukan PBB dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk masuk ke Douma. "Kami sangat cemas mereka (Rusia) sudah menghilangkan bukti-bukti penggunaan senjata kimia di sana," kata Donovan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/4).</p><p>Meski demikian, Donovan mengingatkan bahwa sudah banyak video dan foto beresolusi tinggi yang menunjukkan secara nyata penderitaan warga Douma, seperti foto orang-orang dengan mulut berbusa atau video yang menunjukkan secara jelas tanda-tanda eksternal tubuh mereka.</p><p>Para dokter dan tenaga medis juga mengungkapkan telah merawat pasien yang menunjukkan gejala-gejala akibat paparan gas sarin. AS juga mengklaim memiliki bukti helikopter buatan Rusia yang dioperasikan angkatan bersenjata Suriah terlihat terbang di atas Douma saat serangan terjadi. Bom-bom drum yang dijatuhkan oleh helikopter tersebut secara rutin digunakan otoritas pimpinan Bashar al-Assad untuk melawan rakyatnya sendiri.</p><p>"Semua fakta tersebut menunjukkan bahwa insiden ini bukan berita bohong. Ini nyata adalah serangan senjata kimia yang dilakukan pemerintah Suriah terhadap rakyatnya sendiri," ujar Donovan.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

Kriminalitas | 15 Desember 2018 - 21:59 WIB

Petani mengeluh sayurannya banyak dicuri

Politik | 15 Desember 2018 - 21:39 WIB

PDI Perjuangan sanggah tuduhan pengrusakan bendera Demokrat

Aktual Pemilu | 15 Desember 2018 - 21:07 WIB

KPU soal kotak suara berbahan karton

<p>Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. menyatakan pemerintahnya menduga Rusia telah membantu memusnahkan bukti-bukti penggunaan zat kimia berbahaya dalam serangan militer Suriah di Kota Douma, Ghouta, pekan lalu.</p><p>Dugaan itu diperkuat oleh langkah Rusia yang melarang tim pencari fakta independen bentukan PBB dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk masuk ke Douma. "Kami sangat cemas mereka (Rusia) sudah menghilangkan bukti-bukti penggunaan senjata kimia di sana," kata Donovan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/4).</p><p>Meski demikian, Donovan mengingatkan bahwa sudah banyak video dan foto beresolusi tinggi yang menunjukkan secara nyata penderitaan warga Douma, seperti foto orang-orang dengan mulut berbusa atau video yang menunjukkan secara jelas tanda-tanda eksternal tubuh mereka.</p><p>Para dokter dan tenaga medis juga mengungkapkan telah merawat pasien yang menunjukkan gejala-gejala akibat paparan gas sarin. AS juga mengklaim memiliki bukti helikopter buatan Rusia yang dioperasikan angkatan bersenjata Suriah terlihat terbang di atas Douma saat serangan terjadi. Bom-bom drum yang dijatuhkan oleh helikopter tersebut secara rutin digunakan otoritas pimpinan Bashar al-Assad untuk melawan rakyatnya sendiri.</p><p>"Semua fakta tersebut menunjukkan bahwa insiden ini bukan berita bohong. Ini nyata adalah serangan senjata kimia yang dilakukan pemerintah Suriah terhadap rakyatnya sendiri," ujar Donovan.(Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com