Kamis, 19 Juli 2018 | 20:49 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

/

Anggota DPR: Facebook segera selesaikan audit investigasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
CEO Facebook Mark Zuckerberg. Sumber foto: https://bit.ly/2JTf5je
CEO Facebook Mark Zuckerberg. Sumber foto: https://bit.ly/2JTf5je
<p>Anggota Komisi I DPR Evita Nursanty meminta pihak Facebook segera melakukan audit investigasi terkait kebocoran data satu juta pengguna Facebook di Indonesia, untuk memastikan data privasi masyarakat Indonesia tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.</p><p>"Saya menyarankan kalau perlu dilakukan audit investigasi. Tahun ini dilakukan Pilkada dan Pemilu Presiden 2019, bagaimana meyakinkan bahwa Facebook netral dan data pengguna tidak digunakan pihak ketiga," kata Evita dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi I DPR dengan manajemen Facebook, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (17/4).</p><p>Evita mengatakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah sejak lama meminta Facebook menyelesaikan auditnya, namun hingga saat ini belum diselesaikan. Menurut dia, jawaban Facebook dalam RDPU tidak memuaskan sehingga dirinya tidak yakin Facebook mampu mengamankan data pribadi para pelanggannya. "Ke depan akan lebih berkembang dengan pesat karena penetrasi jaringan internet, karena infrastrukturnya ke desa dan dusun di seluruh Indonesia," ujarnya.</p><p>Anggota Komisi I DPR Sukamta mengatakan paparan pihak Facebook terkesan santai dan seolah-olah merupakan makhluk suci yang tidak bersalah dalam kasus kebocoran data tersebut.</p><p>Dia mengatakan klaim Facebook tersebut tidak didasari bukti bahwa Cambridge Analitic yang bersalah dan melanggar aturan namun Facebook tidak menyebutkan apa isi perjanjiannya dengan pihak ketiga. "Cambridge mengklaim tidak bersalah karena tidak mencuri data, tidak melanggar regulasi dan tidak meretas Facebook. Kalau semua tidak mengaku bersalah dan nanti dibebankan pada pengguna, di mana tanggung jawab moralnya bagi semua pengguna di dunia," ujarnya.(Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:39 WIB

Menteri PPN/Bappenas soroti rokok pembentuk garis kemiskinan

Aktual Dalam Negeri | 19 Juli 2018 - 20:28 WIB

Menlu verifikasi WNI terduga teroris di Malaysia

Bencana Alam | 19 Juli 2018 - 20:18 WIB

Malang diguncang gempa 5,8 SR

Asia Pasific | 19 Juli 2018 - 20:09 WIB

Polisi Malaysia tangkap tujuh teroris berisi tiga WNI

Pembangunan | 19 Juli 2018 - 19:57 WIB

INKA siap tingkatkan produksi LRT

Sosbud | 19 Juli 2018 - 19:49 WIB

Kejatisu-IAD lakukan baksos bersama anak panti asuhan

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com